Search Results :


Hasil pencarian "bi7drr", 7 hasil ditemukan
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Bank Indonesia Kembali Tahan BI7DRR di Level 3,50 Persen

Bank Indonesia kembali menahan BI7DRR di level 3,50 persen. Posisi BI7DRR ini terbilang sejak Februari hingga Oktober 2021.

Bank Indonesia Tahan BI7DRR 3,50 Persen.

Bank Indonesia Tahan BI7DRR 3,50 Persen

Bank Indonesia tetap mempertahankan posisi BI7DRR sebesar 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam RDG Bank Indonesia tentang BI7DRR.

Bank Indonesia Pertahankan BI7DRR di Level 3,50 Persen

Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI7DRR sebesar 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25 persen.

Perbankan Dinilai Belum Merespons Penurunan BI7DRR.

Perbankan Dinilai Belum Merespons Penurunan BI7DRR

Hasil asesmen SBDK Bank Indonesia (BI) bulan Maret 2021 menunjukkan rata-rata SBDK perbankan pada Januari 2020 hingga Januari 2021 hanya menurun 78 bps.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Bank Indonesia Turunkan BI7DRR 25 bps Menjadi 3,5 Persen

Bank Indonesia memutuskan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen. Suku bunga acuan saat ini sudah turun 150bps sejak awal tahun 2020.

Setelah BI7DRR Turun, LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan 50 bps.

Setelah BI7DRR Turun, LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan 50 bps

Setelah Bank Indonesia menurunkan BI7DRR, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ikut memangkas Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan sebesar 50 bps menjadi 4,5 persen.

Bank Indonesia Pangkas BI7DRR 25 bps Menjadi 3,75 Persen.

Bank Indonesia Pangkas BI7DRR 25 bps Menjadi 3,75 Persen

Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen.