10 Catatan Prestasi BRI Sepanjang 2022

10 Catatan Prestasi BRI Sepanjang 2022

Tahun 2022 dapat dikatakan menjadi momen kebangkitan perbankan di Indonesia. Setelah diterpa pandemi pada 2020 dan 2021, perbankan Indonesia kembali menunjukkan performa prima. Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Selama sembilan bulan pertama 2022, BRI mampu mencatat laba sebesar laba Rp39,31 triliun. Pencapaian lainnya ditunjukkan dengan porsi CASA di BRI yang meningkat double digit 10,22 persen yoy pada kuartal III 2022.

Dengan demikian, porsi CASA BRI secara konsolidasian pada periode yang sama telah menyentuh 65,43 persen. Beban bunga juga tercatat menurun sebesar 9,12 persen yoy, dan biaya dana BRI secara konsolidasian juga terus turun menjadi sebesar 1,94 persen.

Baca juga: BRI Bagikan Dividen Interim Senilai Rp8,63 Triliun

Selain catatan linerja tersebut, ada 10 pencapaian lain yang berhasil dilakukan oleh BRI sepanjang 2022. Berikut 10 catatan pencapaian BRI:

1. Raup Laba Rp39,31 Triliun dalam Sembilan Bulan

BRI mampu membukukan laba Rp39,31 triliun atau tumbuh 106,14 persen yoy dalam sembilan bulan pertama tahun 2022. Meski merupakan pencapaian tiga kuartal, namun pencapaian laba ini menjadi yang tertinggi untuk BRI dan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

2. Transaksi BRImo Tembus Rp2.669 Triliun

Sepanjang 2022, BRI mampu mencatat volume transaksi finansial melalui BRImo yang mencapai Rp2.669 triliun atau tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari sisi jumlah transaksi mencapai 1,83 miliar transaksi. Berbanding lurus dengan itu, users BRImo pun melesat 68,46 persen yoy menjadi 23,85 juta users pada Desember 2022.

3. Jumlah AgenBRILink Mencapai 627 Ribu

Jumlah Agen BRILink sampai Desember 2022 sudah mencapai 627 ribu agen atau meningkat 24,6 persen yoy. Total nasabah yang bertransaksi lewat Agen BRILink mencapai 1,08 miliar transaksi, dengan volume transaksi mencapai Rp 1.298 triliun atau tumbuh 13,5 persen yoy.

4. Integrasikan 34 Juta Nasabah Ultra Mikro dan Lebih 1.000 Gerai Senyum

Setahun sejak pendirian Holding Ultra Mikro antara BRI dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), integrasi layanan co-location SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro) kini telah mencapai 1.003 lokasi. Holding Ultra Mikro berhasil mengintegrasikan lebih dari 34 juta nasabah ultra mikro untuk kemudian diberdayakan agar usaha nasabah naik kelas.

5. Restrukturisasi Kredit Untuk 3,9 Juta Pelaku UMKM

BRI melakukan restrukturisasi kredit COVID-19 untuk menyelamatkan bisnis UMKM dengan posisi tertinggi sebesar 3,9 juta nasabah pada September 2020 dengan nilai Rp256,1 triliun. Jumlah nasabah yang mengalami perbaikan sebanyak 2,5 juta dan tersisa 1,4 juta nasabah yang masih menjalankan restrukturisasi. Pada kuartal III 2022, restrukturiasi kredit di BRI telah menurun menjadi Rp116,45 triliun.

6. Penurunan Loan At Risk dan Non Performing Loan

BRI juga mampu menjaga kualitas aset sebagaimana ditinjau dari penurunan Loan At Risk (LAR) dan Non Performing Loan (NPL). Angka LAR BRI pada kuartal III 2022 diketahui sebesar 19,3 persen atau jauh menyusut dibandingkan periode September 2021 yang mencapai 25,62 persen.

Baca juga: LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Jadi 4,00 Persen

7. Pembiayaan Berkelanjutan di BRI Mencapai Rp671 Triliun

BRI juga terus memperkuat komitmen sebagai role model penerapan Environmental, Social, & Governance (ESG). Komitmen kuat tersebut diwujudkan melalui capaian pembiayaan berkelanjutan di BRI yang menyentuh Rp671,1 triliun atau setara 66,6 persen dari total kredit yang disalurkan pada kuartal III 2022.

8. Berdayakan Lebih dari 2.182 Desa BRILiaN

Desa BRILian merupakan program inkubasi yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa. Hingga Desember 2022, BRI telah memberdayakan lebih dari 2.182 Desa BRILiaN di seluruh Indonesia, dimana 425 diantaranya adalah desa wisata.

Baca juga: Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

9. BRI Salurkan 700 Ribu Bibit Pohon dan dilanjutkan hingga 1,75 juta

Tidak hanya itu, BRI juga melanjutkan inisiatif “BRI Menanam” yang telah tersalurkan sebanyak 700 ribu bibit pohon produktif kepada nasabah KUR dan Desa BRILian. Dengan target 1,75 juta bibit pohon pada akhir 2023, BRI Menanam diestimasikan dapat menyerap 108.065 ton Co2 pada tahun ke-5 sejak program ini diluncurkan pada Agustus 2022.

10. Mempertahankan Predikat World’s Largest Public Companies in Indonesia

BRI berhasil dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 “World’s Largest Public Companies in Indonesia”. Adapun secara internasional, BRI menempati ranking ke-349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke-362 pada tahun lalu.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 30, 2023, 8:12 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.