Xendit Catat Volume Transaksi Digital Rp300 Triliun di Tahun 2022

Xendit Catat Volume Transaksi Digital Rp300 Triliun di Tahun 2022

Perusahaan payment gateway, Xendit mencatat  total volume transaksi lebih dari US$20 miliar atau setara Rp300 triliun sepanjang tahun 2022 atau naik 30 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun, jumlah transaksinya mencapai kurang lebih 200 juta transaksi pembayaran digital di seluruh Indonesia. 

"Saat ini, jumlah merchants aktif yang dilayani Xendit Group mencapai 3.500 pelaku usaha, yang terdiri dari 70 persen merchant UKM dan 30 persen perusahaan," papar Tessa Wijaya, Co-Founder dan COO Xendit Group dalam Pemaparan Performa Bisnis dan Rencana Xendit di Indonesia Tahun 2023, Kamis (12/1/2023).

Dalam pemaparan dijelaskan ada beberapa kategori yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Kategori Pariwisata yang meliputi akomodasi hotel, guest house, dan penerbangan tumbuh lebih dari 181,4 persen. 

Baca juga: Gandeng Xendit, Astro Beri 10 Kemudahan Pembayaran bagi Pelanggan

Untuk Kategori Hiburan pun tumbuh lebih dari 132,5 persen yang meliputi tiket pertunjukkan, tiket tempat wisata, dan gaming. Di sektor F&B, Kategori Restoran juga tumbuh positif sebesar 64,4 persen. 

"Sektor-sektor ini mengalami lonjakan transaksi di bulan November-Desember 2022, yang menunjukkan bahwa konsumen kembali membelanjakan uang untuk keperluan hiburan dan rekreasi pasca berakhirnya pandemi," ungkap Tessa. 

Sepanjang tahun 2022, Tessa menyebut ada temuan menarik dilihat dari frekuensi penggunaan layanan Xendit. Virtual account masih menjadi metode pembayaran yang populer disusul penggunaan e-wallet dan kartu kredit. Dari 200 juta transaksi yang diproses Xenxit, 30 persen pembayaran menggunakan virtual account. 

Baca juga OJK Terbitkan POJK Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

Layanan pembayaran menggunakan PayLater semakin diminati masyarakat dengan mencatat pertumbuhan 10 kali lipat dibanding tahun 2021. Begitu pula dengan  kartu kredit dan e-wallet yang tumbuh masing-masing 6 kali lipat dan 5 kali lipat) dibandingkan tahun sebelumnya. 

Gencarnya program pembayaran melalui QRIS dari pemerintah juga berdampak positif pada layanan Xendit. Selama tahun 2022, Xendit  memfasilitasi lebih dari 20 juta transaksi, dengan volume sejumlah US$150 juta atau ekitar Rp2 triliun. Total volume transaksi ini meningkat 17,25 persen dari tahun sebelumnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 12, 2023, 2:46 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.