Generasi Muda Harus Waspada Penawaran Investasi Ilegal

Generasi Muda Harus Waspada Penawaran Investasi Ilegal

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, saat ini adalah era peningkatan digitalisasi, terutama di industri keuangan dan perbankan. “Hal positif tersebut, sekaligus diikuti oleh peningkatan inklusi keuangan,” ujarnya dalami Webinar LPS-Great Edu pada Kamis (14/12/2022).

Menurut data terakhir, indeks inklusi keuangan tahun 2022 mencapai 85,10 persen. Hal ini menurut pengamatannya adalah kontribusi dari semakin meningkatnya kepemilikan masyarakat atas gawai serta peningkatan pengguna internet. Namun demikian, Lana juga mengungkapkan fakta, bahwasanya literasi keuangan masih menjadi salah satu tantangan. 

“Pada tahun 2022, indeks literasi keuangan masih sebesar 49,68 persen. Hal ini berarti kita perlu berupaya bersama-sama untuk terus meningkatkan sosialisasi semacam Great Edu ini supaya pemahaman masyarakat atas instrumen keuangan semakin meningkat,” tambahnya.

Baca juga: Kenali Titik Lengah Anda Agar Terhindar dari Penipuan

Selanjutnya, Lana terus mengingatkan, bahwa pemahaman atas produk keuangan merupakan sesuatu yang sangat penting. "Idealnya, peningkatan inklusi pasar keuangan perlu terus didorong untuk berdampingan dengan peningkatan literasi supaya inklusivitas pasar keuangan kita semakin berkualitas," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lana juga mengingatkan sekaligus menghimbau, khususnya kepada generasi muda agar selalu waspada terhadap penawaran investasi ilegal. Pasalnya, saat ini semakin marak modus penipuan investasi ilegal.

“Cara untuk mengetahui apakah investasi tersebut bagus atau tidak dengan cara melakukan cek terhadap 2L yakni Legal dan Logis. Legal maksudnya, investasi tersebut telah memiliki izin dari regulator, sementara logis adalah return yang dijanjikan masih masuk akal,” tutupnya.

Baca juga: Waspada Kejahatan Siber Modus Rekayasa Sosial di Masa Pandemi

LPS sebagai salah satu otoritas keuangan yang ada di Indonesia, akan senantiasa bersinergi dengan berbagai pihak, diantaranya otoritas-otoritas perbankan dan keuangan lainnya, untuk terus mendorong peningkatan literasi keuangan yang ada di masyarakat.

Apabila masyarakat memilih untuk berinvestasi pada produk perbankan, maka selalu pastikan kriteria-kriteria 3T dapat terpenuhi supaya simpanan masyarakat dijamin oleh LPS. 3T tersebut adalah harus tercatat di bank, bunga simpanan tidak melebihi yang dipersyaratkan LPS, dan tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan bank.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 20, 2022, 5:18 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.