Bank Indonesia Tarik Dua Uang Rupiah Khusus Tahun Emisi 1995 dari Peredaran

Bank Indonesia Tarik Dua Uang Rupiah Khusus Tahun Emisi 1995 dari Peredaran

Bank Indonesia (BI) mencabut dan menarik dua Uang Rupiah Khusus Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1995 dari peredaran. Pencabutan dan penarikan URK TE 1995 tersebut diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 24/15/PBI/2022 sejak 30 Agustus 2022.

Adapun dua yang dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut adalah uang rupiah khusus Seri Demokrasi pecahan Rp300.000 dan uang rupiah khusus Seri Presiden Republik Indonesia Rp850.000. Dengan adanya peraturan itu, maka kedua pecahan uang rupiah tersebut dinyatakan sudah tidak berlaku sebagai alat pembayaran.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang memiliki URK 50 Tahun Kemerdekaan RI yang dicabut dan ditarik dari peredaran dapat ditukarkan di Bank Indonesia dan bank umum dalam jangka waktu paling lama 10 tahun sejak tanggal pencabutan.

Baca juga: Bank Indonesia Naikkan BI7DRR 50 Bps Jadi 4,25℅

aJngka waktu penukaran 10 tahun terhitung sejak tanggal 30 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 30 Agustus 2032. Pada saat jangka waktu penukaran 10 (sepuluh) tahun berakhir, hak untuk melakukan penukaran URK 50 Tahun Kemerdekaan RI dinyatakan tidak berlaku.

Bank Indonesia memberikan penggantian URK 50 Tahun Kemerdekaan RI yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama. Bank Indonesia juga memberikan penggantian URK 50 Tahun Kemerdekaan RI yang dicabut dan ditarik dari peredaran dalam kondisi lusuh, cacat, atau rusak sesuai dengan ketentuan Peraturan Bank Indonesia mengenai pengelolaan uang rupiah.

Penggantian atas URK dalam kondisi lusuh, catat, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/10/PBI/2019 tentang Pengelolaan Uang Rupiah. Penggantian uang rupiah rusak diberikan dengan tata cara.

Baca juga: Punya Uang Rusak, Jangan Dibuang, Ini Syaratnya Supaya Bisa Ditukar

Pertama, dalam hal fisik uang rupiah kertas lebih besar dari dua pertiga ukuran aslinya dan ciri uang rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal dengan persyaratan.

Syarat tersebut adalah uang rupiah kertas rusak masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap atau uang rupiah kertas rusak tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang rupiah kertas rusak tersebut lengkap dan sama.

Kedua, dalam hal fisik uang rupiah logam lebih besar dari satu perdua ukuran aslinya dan ciri uang rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal. Dalam hal fisik Uang Rupiah Logam sama dengan atau kurang dari satu perdua ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 26, 2022, 8:12 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.