Berapa Batas Bunga Bank yang Dijamin LPS?

Berapa Batas Bunga Bank yang Dijamin LPS?

Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS telah menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) sebesar 3,5℅. Apabila ada bank digital yang memberikan bunga di atas ketetapan, maka tidak akan dijamin oleh LPS. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa yang melihat cukup marak bank digital memberikan bunga tinggi di atas TBP LPS. 

LPS telah mengambil langkah antisipasi dengan mengingatkan dan mengimbau agar bank digital menyampaikan informasi tersebut kepada nasabah terkait TBP LPS. 

Artinya, apabila bunga yang diberikan bank digital di atas ketentuan TBP, maka itu tidak akan dijamin oleh LPS. Informasi tersebut harus disampaikan dan dikomunikasikan ke para nasabah. 

“Bank digital yang memberikan bunga di atas TBP tidak masalah, asalkan transparan kepada para nasabahnya. Artinya 3,5℅ ke bawah dijamin dan 3,5℅ ke atas tidak dijamin oleh LPS,” tegasnya. 

Purbaya pun mengingatkan agar masyarakat menyadari bahwa bila yang diberikan lebih tinggi, maka risikonya lebih besar karena tidak dijamin. Tapi jika bunga di bawah 3,5℅ pasti dijamin oleh LPS. 

Sementara itu, Sekretaris Lembaga LPS Dimas Yuliharto, menambahkan LPS sudah menghimbau kepada seluruh perbankan di mana mereka harus menyampaikan informasi kepada para nasabahnya.

"Salah satunya terhadap risiko ketika nasabah menerima bunga simpanan di atas TBP LPS," ujar Dimas dalam keterangan resminya. 

Literasi Keuangan Rendah

Purbaya mengungkapkan meski akses ke jasa keuangan besar tetapi literasi Keuangan masih belum baik. Hal itu terlihat dari masih banyak masyarakat yang tertipu investasi bodong. 

“Itu karena memang literasi keuangan atau pengetahuan kita mengenai keuangan belum cukup bagus. Jadi kami minta insan media untuk membantu agar masyarakat bisa lebih memahami hal tersebut,” ungkapnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, secara nasional inklusi keuangan sudah mencapai 76 persen, tetapi literasi keuangan hanya 36 persen.

“Janganlah bosan untuk mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan, mungkin bagi sebagian orang diedukasi sekali langsung memahami, tetapi bagi yang lainnya belum tentu langsung paham dan itu harus dilaksanakan secara simultan,” pinta Purbaya. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 9, 2022, 8:23 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.