Xendit Rampungkan Pendanaan Seri D Senilai US$300 Juta

Xendit Rampungkan Pendanaan Seri D Senilai US$300 Juta

Xendit mengumumkan pendanaan Seri D senilai US$300 juta yang dipimpin oleh  Coatue dan Insight Partners dengan investasi tambahan dari Accel, Tiger Global, Kleiner Perkins, EV Growth, Amasia, Intudo, dan Goat Capital milik Justin Kan. Total pendanaan Xendit sejauh ini telah mencapai US$538 juta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia, yaitu Indonesia.  

Xendit memudahkan pelaku startup dan UMKM untuk bisa memproses pembayaran digital dan meningkatkan skala bisnis mereka. Xendit konsisten melanjutkan performa positifnya, dengan peningkatan penjualan lebih dari 10 persen month-on-month semenjak diluncurkan tahun 2016.

Tidak hanya itu, selama setahun terakhir, jumlah transaksi yang tahunan difasilitasi Xendit melonjak 3x lipat, dari 65 juta menjadi 200 juta dan meningkatkan total nilai pembayaran dari US$6,5 miliar (setara dengan Rp95 triliun) menjadi US$15 miliar (setara dengan Rp219 triliun).

Baca juga: 57 Persen UMKM di Indonesia Andalkan Modal Pinjaman Keluarga dan Teman

“Melalui pendanaan terbaru ini, kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di pasar-pasar baru, mengembangkan platform Xendit, dan memperluas lini bisnis agar kami bisa memaksimalkan peluang yang ada,” jelas  Co-founder dan CEO Xendit Moses Lo.

“Nilai ekonomi digital Asia Tenggara akan mencapai US$360 miliar pada tahun 2025 dan kami percaya Xendit telah berada di posisi yang tepat untuk bisa berkontribusi dan meraih manfaat dari pertumbuhan tersebut,” tambahnya.

Baca juga: Cegah Cyber-Crime, Xendit Bentuk Tim Pencegahan Penipuan

Untuk melayani lebih banyak startup dan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara, Xendit baru-baru ini berinvestasi di Bank Sahabat Sampoerna, bank swasta Indonesia yang berfokus pada bisnis mikro dan UMKM, serta menawarkan layanan banking-as-a-service (BaaS).

 “Kami pun berencana untuk menghadirkan layanan yang lebih luas dan bervariasi, misalnya seperti program pinjaman yang telah kami jalankan di Indonesia,” ungkap Tessa Wijaya selaku Co-founder dan COO Xendit.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 23, 2022, 11:32 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.