Kisah Sukses Afifatul Qurana Bangun Bisnis Kuliner Bebek Terpesona

Kisah Sukses Afifatul Qurana Bangun Bisnis Kuliner Bebek Terpesona

Sukses di usia muda memang tak mudah untuk digapai. Perlu keberanian dan kegigihan untuk meniatkan diri membangun usaha sendiri. Dukungan modal tidak serta merta menjadikan sukses, tapi perlu bimbingan dan masukkan ilmu dari banyak pihak. Hal itulah yang dirasakan oleh Afifatul Qurana, entrepreneur muda pemilik bisnis kuliner Bebek Terpesona.

Perempuan yang akrab disapa Ifa ini mengakui banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman, tidak hanya di bidang bisnis tapi juga proses menjadi entrepreneur yang memberikan banyak manfaat dari program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP), sebuah program beasiswa inkubator bisnis yang digagas Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

“Dari ISDP saya dibimbing secara mental dan spiritual termasuk bagaimana cara menjadi pemimpin yang bertanggung jawab bagi sekitar,” kata Ifa. Berkat pendampingan ISDP, saat ini Bebek Terpesona telah mempunyai dua cabang yang pertama adalah cabang pusat di Bangkalan dan kedua adalah cabang di Surabaya. Ifa menjelaskan saat ini menu yang paling best seller adalah sambal pencit khas madura.

Baca juga: Bermodal Rp1 Juta, Pemuda Asal Bandung ini Mampu Berdayakan 42 Warga Kampung

Dengan menu dan inovasi produk dan layanan diharapkan bebek terpesona bisa terus mengalami peningkatan penjualan dan menjadi pilihan masyarakat. Ifa berharap kedepan bisa terus membuka cabang di luar Bangkalan dan Madura dan bisa membuka sistem waralaba atau franchise.  

Bisnis Bebek dipilih karena dari beberapa keluarga Ifa di Madura, sebagian besar memang suka makanan berbasis bebek. Selain itu, memang Ifa menjelaskan bahwa dirinya memang suka berpetualang di bidang kuliner. Akhirnya dirinya memutuskan untuk memulai usaha bebek.

Nama Bebek Terpesona terinspirasi dari awal 2021 ketika lagu Terpesona dipopulerkan oleh artis Bulan Sutena. “Awal merintis bisnis ini bersamaan dengan viralnya sound tiktok terpesona oleh Bulan Sutena,” katanya.  Setelah mendapatkan nama, dirinya terus meningkatkan penjualan di outlet pertamanya di Bangkalan.

Baca juga: Cerita Natali, UMKM Asal Solo yang Sukses Pekerjakan 77 Karyawan

Ifa bercerita, dalam menjalankan bisnis, tidak selamanya lancar.  Selama dua bulan penjualan Bebek Terpesona sempat tidak mengalami peningkatan. Untung pada saat itu, dirinya terinspirasi untuk mempromosikan usahanya dengan menggunakan social media baik Whatsapp, Tiktok sampai Instagram.  

Tak berhenti disitu, dirinya juga menggunakan jasa Key Opinion Leader (KOL), influencer, dan food vlogger untuk mempromosikan makanannya. Dari situlah Ifa menjelaskan, penjualan mulai mengalami kenaikan hingga sekarang bisa membuka cabang di Surabaya.  


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 13, 2022, 4:56 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.