Bermodal Rp1 Juta, Pemuda Asal Bandung ini Mampu Berdayakan 42 Warga Kampung

Bermodal Rp1 Juta, Pemuda Asal Bandung ini Mampu Berdayakan 42 Warga Kampung

Tidak pernah terpikirkan oleh Wendi Paisal (26), keberaniannya merintis usaha sendiri justru berbuah manis. Bagaimana tidak? Saat ini, pemilik toko online Indahfashion26 kini mampu menjual hingga 450 pesanan dalam satu hari. Padahal, bisnis reseller pakaian yang sebelumnya ia geluti menemui jalan buntu akibat tidak kunjung mendapatkan keuntungan.

Lika-liku berbisnis merupakan hal yang wajar dihadapi dalam merintis usaha, tidak terkecuali bagi para pelaku UMKM. Wendi, pemuda asal Bandung ini, tahu betul bagaimana kesulitan yang dihadapi saat jatuh bangun mengembangkan usaha miliknya. Apalagi di tengah gempuran pandemi Covid-19 yang menambah beban pengeluaran dengan pemasukan yang terbilang minim.

Baca juga: Cerita Natali, UMKM Asal Solo yang Sukses Pekerjakan 77 Karyawan

“Awalnya saya dulu supplier ke toko-toko. Karena persaingan harga, ya nggak dapet untung, untung kita kecil banget. Waktu itu karena ekonomi, kita kesulitan menjual barangnya, penjualannya kurang, lalu kepikiran kenapa saya nggak jual sendiri aja?” cerita Wendi saat awal mula merintis bisnis.

Bermodalkan nekat dan uang sebesar Rp1 juta dari hasil gadai perhiasan istri, Wendi pun memutuskan untuk memproduksi baju rajutannya sendiri dan memanfaatkan e-commerce Shopee sebagai lapak berjualan.

Pada 2019, Indahfashion26 mulai beroperasi dan berjualan online dengan produk andalan cardigan dan sweater untuk wanita. Awal bergabung dengan Shopee, Wendi tidak mengerti dan memahami seluk beluk dunia bisnis digital khususnya online marketplace. “Saya ga tau itu ya marketplace online, saya hanya belajar aja dari aplikasi (otodidak),” katanya..

Mendengar kabar pembukaan Kampus UMKM Shopee di Bandung, pria kelahiran 1995 ini langsung mendaftarkan diri dan bermaksud untuk mengasah kemampuan bisnis digitalnya agar bisa mendapatkan keuntungan lebih besar. Dengan menerapkan sembilan pelatihan modul yang diberikan oleh para trainer di Kampus UMKM, Wendi berhasil mengoptimalkan performa tokonya melalui iklan dan promo.

Baca juga: Bisnis Ayam Hias, Irul Raup Untung hingga Ratusan Juta

“Sebelum bergabung dengan kampus UMKM misalnya, saya belum banyak tahu tentang fungsi promo dan cara menggunakannya. Setelah bergabung di Kampus UMKM Shopee, banyak diajarkan strategi pemasaran, salah satunya memaksimalkan fitur iklan Shopee yang bantu toko kita lebih maksimal,” ujar Wendi.

Pelatihan yang didapatkan dari Kampus UMKM Shopee ternyata langsung membuahkan hasil signifikan bagi bisnisnya. Saat ini, Indahfashion26 sudah memiliki 52 ribu pengikut aktif di Shopee. Tidak main-main, omzetnya bahkan melesat naik hingga 60 persen.

Selain itu, bisnis yang ia rintis seorang diri dalam kurun waktu dua tahun ini, nyatanya juga membawa berkah bagi orang-orang di sekitar Wendi. Hingga awal 2022, Wendi berhasil memberdayakan 42 orang di lingkungan sekitarnya yang bergabung menjadi karyawan.

Ke depannya, Wendi berencana untuk meningkatkan kualitas produknya dengan menggunakan kain rajutnya yang lebih kuat dengan jahitan yang lebih kokoh. Selain itu, berbekal ilmu dari pelatihan yang telah didapatkan, Wendi akan terus menerapkan metode yang efektif dan efisien dalam berjualan online, agar performa tokonya meningkat dan bisnisnya dapat berkembang lebih pesat. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 24, 2022, 7:23 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.