Usai  Menonton MotoGP 2022, Ini 5 Rekomendasi Desa Wisata di NTB

Usai Menonton MotoGP 2022, Ini 5 Rekomendasi Desa Wisata di NTB

Setelah menyaksikan MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), ada baiknya Anda tidak langsung pulang. Anda bisa menikmati keindahan alam NTB. Salah satunya adalah desa wisata yang dikembangkan oleh pemerintah setempat.

Nah, jika Anda tertarik mengunjungi desa wisata di Provinsi NTB ini, berikut ini ada lima rekomendasi tujuan wisata yang layak untuk Anda kunjungi.

1. Desa Wisata Karang Pule

Karang Pule merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Di Desa Wisata ini, wisatawan dapat berinteraksi secara langsung dengan para pengrajin, mengenai cara pengolahan mutiara dari awal pengambilan mutiara, berupa bahan mentahnya hingga diproses menjadi cinderamata yang dijual di toko-toko milik warga itu sendiri.

Untuk dapat mengunjungi desa wisata ini, diperlukan perjalanan selama 40 menit dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) (33km) dan 32 menit (22km) dari Pelabuhan Lembar dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga: Rekomendasi 6 Destinasi Wisata yang Patut Dikunjungi Lagi di 2022

2. Desa Wisata Gili Gede Indah

Desa Gili Gede Indah merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa wisata ini merupakan desa yang memiliki potensi wisata berupa marine tourism (wisata bahari), di sana terdapat banyak pulau-pulau kecil, yaitu Gili Asahan, Gili Rengit, Gili Layar, dan Gili Anyaran.

Gili-gili kecil tersebut terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Di desa wisata ini sudah terdapat beberapa akomodasi mulai dari homestay, dan villa untuk wisatawan yang ingin beristirahat. Tidak hanya akomodasi, di desa Gili Gede Indah ini juga terdapat warung-warung kecil, toilet, pusat informasi, camping ground, dan pusat kesehatan, sehingga memudahkan bagi para wisatawan.

Untuk dapat sampai ke Desa Wisata Gili Gede Indah ini, diperlukan perjalanan selama 1 jam 37 menit (67 km) dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid atau 46 menit dari Pelabuhan Lembar dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tempat ini pun dapat diakses menggunakan slow boat dengan waktu tempuh 30-35 menit dari Pelabuhan Tanjung Kelor.

Baca juga: SurveySensum: 42 Persen Masyarakat Mulai Berwisata di Akhir 2021

3. Desa Wisata Labuan Buwun Mas

Buwun Mas merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Sekotong, kabupaten Lombok Barat, provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa Buwun Mas berbatasan langsung dengan wilayah administratif Kabupaten Lombok Tengah di bagian timur, dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah selatan.

Desa Buwun Mas terkenal memiliki bukit yang indah, padang savana, dengan latar belakang perbukitan dan pantai yang menawan. Untuk menuju ke desa ini dapat ditempuh dengan perjalanan selama 1 jam 24 menit (48 km) dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dengan kendaraan pribadi dan jalan yang memadai. 

4. Desa Wisata Labuhan Pelangan

Pelangan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini merupakan satu dari enam desa dan kelurahan yang ada di kecamatan sekotong. Untuk sampai ke desa wisata ini, wisatawan dapat menempuh 59 menit (41 km) perjalanan dengan kendaraan dari Pelabuhan Lembar dan 1 jam 35 menit (72 km) dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Desa ini merupakan desa wisata berbasis marine tourism (wisata bahari), dan juga desa ini memiliki wisata alam yang indah berupa bentang pantai yang luas, seperti Pantai Mekaki dan Pantai Selindungan. Selain itu juga terdapat beberapa objek wisata alam berupa air terjun dan bukit yang dapat memanjakan mata wisatawan saat berkunjung ke tempat-tempat ini. 

Baca juga: Industri Pariwisata Indonesia Diprediksi Pulih pada 2022

5. Desa Wisata Banyumulek