Omicron Menggila, DKI Jakarta Bakal PPKM Level 3 Lagi?

Omicron Menggila, DKI Jakarta Bakal PPKM Level 3 Lagi?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya pengendalian pandemi COVID-19. Sejak masuknya varian omicron, jumlah kasus COVID-19 vaian baru ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari hari ke hari. 

Bahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengimbau seluruh masyarakat agar lebih mewaspadai penularan varian omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

Ia memaparkan, per 25 Januari 2022 ada 1.697 orang yang terpapar COVID-19 varian Omicron. Jumlah itu terdiri dari 1.166 orang merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri. Sedangkan 532 orang diindikasikan dari transmisi lokal.

Baca juga: Varian Covid-19 Omicron dan Dampaknya terhadap Ekonomi Indonesia

Berdasarkan terbaru dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, per 26 Januari 2022, jumlah kasus aktif di Jakarta meningkat menjadi 1.708 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 12.196 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Menyikapi kondisi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengisyaratkan, PPKM di DKI Jakarta berpotensi masuk Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

“Teater perang pandemi yang terjadi di DKI Jakarta menyebabkan asesmen situasi provinsi tersebut masuk ke dalam (PPKM) level 3," kata Luhut melalui keterangan pers virtual terkait evaluasi PPKM, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Mungkinkah Ekonomi Indonesia 2022 Lebih Baik dari 2021?

Namun, keputusan apakah DKI Jakarta akan diberlakukan PPKM level 3 belum bisa dipastikan waktunya. Keputusan terkait level PPKM akan termuat di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang akan terbit pada hari ini.

Luhut menjabarkan pemberlakuan level PPKM di suatu wilayah harus melalui asesmen. Pemerintah dalam hal ini memperlakukan DKI Jakarta sebagai satu kesatuan dengan wilayah aglomerasi Jabodetabek. "Secara aglomerasi, Jabodetabek saat ini masih pada level 2," ucap Luhut.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 27, 2022, 8:37 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.