Kupon Dipatok 4,90 Persen, Investasi ORI021 Masih Menarik?

Kupon Dipatok 4,90 Persen, Investasi ORI021 Masih Menarik?

Pemerintah resmi menerbitkan Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel), yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021 mulai 24 Januari hingga 17 Februari 2022. Seri ORI021 ditawarkan dengan nilai kupon 4,90 persen per tahun, sedikit lebih rendah dari seri ORI020 berada di 4,95 persen.

Namun, masih menarikkah investasi ORI021 dengan kupon 4,90 persen? Jika berkaca pada seri ORI sebelumnya yang penjualannya mampu menarik dana sebesar Rp15 triliun, bukan tidak mungkin seri ORI021 juga akan banyak diminati Investor.

Pasalnya, investor akan mencari instrumen investasi yang memiliki return atau keuntungan yang optimal. Investor juga akan mengambil langkah aman mengingat tingkat suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) masih cenderung tertahan di level 3,50 persen.

Baca juga: SBN Ritel Pertama ORI021 Resmi Ditawarkan, Berapa Kuponnya?

Alasan lainnya, investor juga akan mempertimbangkan return yang bisa didapat apabila investasi di instrumen lain, semisal deposito yang saat ini berada di kisaran 2,25-3,50 persen. Investor akan cermat menghitung keuntungan yang bisa didapatkan.

Apalagi dengan adanya penurunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk bunga obligasi dari pemerintah membuat ORI021 menjadi lebih menarik. Pemerintah menurunkan PPh bunga obligasi untuk investor dalam negeri menjadi 10 persen dari 15 persen. Kalau dibandingkan dengan deposito yang pajaknya mencapai 20 persen, tentu ORI021 menjadi instrumen investasi yang sangat menarik.

Baca juga: Baca juga: 4 Langkah Mudah Investasi ORI021 bagi Pemula

Salah satu keuntungan lain yang bisa didapat dari investasi ORI021 adalah bisa diperdagangkan kembali di pasar sekunder apabila tingkat suku bunga mengalami kenaikan. Hal itu mengingat ada indikasi bahwa tingkat suku bunga global akan naik pada tahun ini.

Namun, bagi investor yang memang ingin ikut serta dalam membangun negeri, ORI021 menjadi jalan aman yang bisa diambil. Selain aman, ORI021 bisa menjadi alternatif instrumen investasi jangka menengah di mana Jatuh tempo obligasi Negara ini akan jatuh pada 25 Februari 2025.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 24, 2022, 5:49 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.