Cara Ditjen Pajak Tingkatkan Kesadaran Pajak UMKM

Cara Ditjen Pajak Tingkatkan Kesadaran Pajak UMKM

Dilihat dari sisi jumlah maupun kontribusi, peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat besar terhadap perekonomian Indonesia, maka sudah seharus para pelaku UMKM mendapatkan perhatian yang serius. Kendala klasik yang dihadapi oleh pelaku UMKM untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik adalah mengenai tata kelola atau manajemen.

Kebanyakan usaha kecil yang ada di Indonesia tidak mampu mengelola sistem keuangan yang baik karena tidak membuat pencatatan dan pembukuan yang sistematis dan teratur yang seharusnya bisa dilakukan oleh UMKM.

Masalah lainnya adalah terkait tata kelola produksi, pemasaran, pembukuan, maupun pemanfaatan teknologi dalam rangka meningkatkan produktivitasnya. Ada pula masalah klasik, yakni permodalan yang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Menkeu: Perempuan Berperan Penting dalam UMKM

Melihat peluang dan kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mempunyai rencana strategis untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai, yaitu melakukan pembinaan dan pengawasan kepada pelaku UMKM melalui program Business Development Services.

Yang menjadi sasaran program Business Development Services adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yaitu para pengusaha baik orang pribadi maupun badan hukum yang mempunyai penghasilan bruto setahun tidak lebih dari Rp4,8 milliar.

Program ini dimulai sejak 2018 dan dilaksanakan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Indonesia. Hal itu sesuai Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor 13/PJ/2018 tanggal 09 Juli 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Business Development Services.

Baca juga: Dua Alasan Ikut Program Pengungkapan Sukarela

Program Business Development Services menjadi salah satu strategi Ditrektorat Jenderal Pajak untuk mendorong pengembangan usaha secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterikatan dan kepatuhan pelaku UMKM terhadap kewajiban perpajakan.

Beleid tersebut menjelaskan bahwa Program Business Development Services adalah satu strategi pembinaan dan pengawasan kepada wajib pajak UMKM dalam membina dan mendorong pengembangan usaha secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness), keterikatan (engagement) dan kepatuhan (compliance) terhadap pajak.

Baca juga: 5 Hal Penting yang Harus Diketahui Wajib Pajak

Program Business Develpoment Services merupakan salah satu upaya mengenalkan kepada masyarakat dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bahwa Direktorat Jenderal Pajak memiliki kepedulian dalam hal pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku UMKM agar semakin tumbuh dan berkembang.

Materi yang diberikan dalam program ini antara lain yaitu materi mengenai perpajakan, pembukuan, pemasaran (marketing), peningkatan produksi, permodalan, pemanfaatan teknologi informasi dan materi lainnya sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh para pelaku UMKM.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 14, 2022, 9:02 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.