IFG Kantongi Kredit Sindikasi Rp6,7 Triliun dari Himbara

IFG Kantongi Kredit Sindikasi Rp6,7 Triliun dari Himbara

PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) atau Indonesia Financial Group (IFG) mendapat pendanaan kredit sindikasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana kredit sindikasi sebesar Rp6,7 triliun tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur modal PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) untuk penguatan bisnis perusahaan ke depan.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penandatanganan perjanjian kredit sindikasi IFG dengan Himbara merupakan cerminan bahwa saat ini seluruh stakeholders bahu-membahu untuk membangun industri asuransi yang lebih sehat dan berkelanjutan, khususnya dalam membangun IFG Life demi mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada industri asuransi jiwa.

Dengan adanya kerjasama sindikasi ini, Kementerian BUMN mengharapkan IFG Life di bawah naungan IFG selaku holding dapat memaksimalkan kinerja bisnis dan memperkuat tata kelola agar dapat tumbuh sebagai perusahaan asuransi yang sehat di Indonesia.

Baca juga: IFG Life Terima Pengalihan Polis Nasabah Jiwasraya

Direktur Utama IFG Robertus Billitea mengungkapkan, komitmen pendanaan Himbara sejalan dengan penguatan modal IFG Life demi operasional bisnis IFG Life yang sehat, kompetitif dan menguntungkan. Lebih lagi, IFG akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan proses penguatan modal ke IFG Life berjalan sesuai dengan tata kelola dan governance yang baik.

“Selain dari pendanaan Himbara sebesar Rp6.7 triliun, (IFG) juga telah mendapatkan dana segar dari Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp20 triliun,” katanya dalam Penandatanganan kredit sindikasi antara IFG dengan Himbara dilakukan di Kementerian BUMN, Jakarta.

Pada kesempatan itu juga, Direktur Utama BRI Sunarso yang mewakili sindikasi Himbara menyatakan sangat mendukung dengan adanya peran serta perbankan dalam membangun ekosistem keuangan Indonesia yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Baca juga: Strategi Bisnis IFG Life Percepat Penetrasi Pasar Asuransi di Indonesia

“Khususnya di industri asuransi yang juga memiliki potensi bisnis yang cukup besar, sehingga kerja sama secara business to business ini akan saling memperkuat industri asuransi dan juga Himbara,” ucap Sunarso.

Direktur Utama IFG Life Harjanto Tanuwidjaja menuturkan, dengan penguatan modal yang didapatkan dari IFG akan mendukung bisnis operasional IFG Life yang sehat dan memiliki daya saing yang kuat. FG Life juga akan memastikan pendanaan yang didapatkan bisa memberikan perlindungan kepada nasabah dan menjadi salah satu pendorong pembangunan ekonomi nasional.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 30, 2021, 8:56 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.