SurveySensum: 42 Persen Masyarakat Mulai Berwisata di Akhir 2021

SurveySensum: 42 Persen Masyarakat Mulai Berwisata di Akhir 2021

Berbeda dengan akhir tahun 2020, belanja libur akhir tahun 2021 menunjukkan tren positif terutama pada pariwisata dan perjalanan. Setidaknya 42 persen masyarakat sudah merencanakan liburan akhir tahun dengan anggaran lebih besar dari akhir tahun 2020. Optimisme ini terungkap dari hasil riset SurveySensum dalam ‘SurveySensum 2021 Holiday Shopping Trends Report’.

“Riset berkelanjutan kami tahun ini menemukan bahwa terdapat lebih banyak masyarakat yang akan bepergian di akhir tahun. Kenaikannya hingga 8 persen dari 34 persen di akhir tahun 2020. Dari segi anggaran pun naik 4 persen secara umum.” papar Rajiv Lamba, CEO SurveySensum & NeuroSensum di Jakarta.

Riset tersebut menerangkan, masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin penuh bahkan menaikkan anggaran perjalanan sekitar 7 persen, terlebih kalangan menengah atas yang rata-rata menambah 11 persen anggaran wisatanya.

Baca juga: Industri Pariwisata Indonesia Diprediksi Pulih pada 2022

Sebaliknya, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi atau baru satu kali vaksin, cenderung menahan diri untuk bepergian. Kalaupun ada yang bepergian, anggarannya menurun 8 persen dari tahun lalu.

Rajiv mengungkapkan, di tahun ketiga ini, Surveysensum melakukan studi melacak dinamika belanja masyarakat. Pada tahun lalu, hanya 34 persen masyarakat yang merencanakan berwisata, bahkan cenderung mengencangkan ikat pinggang.

Tahun ini, sekitar 70 persen masyarakat yang berencana bepergian mengungkapkan mereka lebih percaya diri untuk bepergian lantaran meluasnya jangkauan vaksin. Selain itu, 60 persen masyarakat meyakini tempat tujuan mereka sudah mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik.

Baca juga: Aturan PPKM Level 1 Jakarta Saat Natal dan Tahun Baru

Meluasnya jangkauan vaksinasi tidak hanya membuat masyarakat yakin kemungkinan mereka tertular Covid-19 semakin kecil, tetapi juga memberi keyakinan bahwa mereka lebih siap dan lebih bisa mengendalikan diri dari penularan Covid-19. Salah satu bentuk pengendalian diri di sini antara lain dengan tidak bepergian keluar kota atau ke luar pulau.

Bentuk pengendalian diri mereka antara lain adalah bepergian di dalam kota sekitar tempat tinggal (52 persen) atau di kota lain dalam negeri (40 persen). Selain itu, 70 persen masyarakat yang merencanakan bepergian juga cenderung menggunakan kendaraan pribadi dibanding transportasi umum. 

Tak ayal bila durasi masyarakat berwisata pun menjadi lebih lama. Sekitar 70 persen masyarakat akan berwisata selama 3 hingga 7 hari. Kemudian, sebanyak 15 persen lainnya bahkan akan berwisata lebih dari 7 hari. Ini artinya akan melihat kepadatan mobil pribadi baik di jalan raya maupun di tempat wisata dan kuliner hingga Tahun Baru 2022.

Baca juga: Sandiaga Uno: Target Pariwisata Berubah dari Kuantitas Menjadi Kualitas

“Meskipun ramai, sangat penting bagi pelaku bisnis wisata dan kuliner untuk tidak lengah dengan protokol Kesehatan. Terlebih lagi kepatuhan tempat-tempat publik dalam menerapkan protokol Kesehatan menjadi salah satu alasan dominan kembalinya masyarakat bepergian,” lanjut Rajiv.

Menariknya, hasil riset SurveySensum 2021 Holiday Shopping Trends Report melihat di akhir 2021 ini, optimisme wisata masyarakat menjadi dua kubu. Pertama, sebanyak 42 persen masyarakat sudah merencanakan bepergian dan 58 persen masyarakat lainnya masih menahan diri.

Alasan terbesar yang menahan diri adalah kekhawatiran terhadap Covid-19 yang masih tinggi (72 persen), tempat-tempat wisata yang belum menerapkan protokol kesehatan (49 persen), dan banyaknya masyarakat yang belum divaksin (48 persen).

Selain itu, 41 persen di antara mereka mengkhawatirkan munculnya gelombang ketiga Covid-19, terlebih dengan perkembangan varian Omnicron. 61 persen dari mereka akan menghabiskan akhir tahun di rumah atau bekerja seperti biasa. Kalaupun merasa perlu hiburan, mereka akan keliling kota (29 persen) atau wisata kuliner di sekitar tempat tinggal bersama keluarga (23 persen).


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 28, 2021, 9:42 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.