tiket.com Catat Pertumbuhan Bisnis 40 Persen pada 2021

tiket.com Catat Pertumbuhan Bisnis 40 Persen pada 2021

Online Travel Agent (OTA), tiket.com mencatat catat pertumbuhan bisnis sebesar 40 persen sepanjang 2021 bila dibandingkan dengan tahun 2020. Pertumbuhan ini merupakan sinyal pergerakan roda pariwisata nasional yang didukung oleh pertumbuhan angka vaksinasi.

Sinyal positif tersebut ditandai masyarakat Indonesia mulai berani berencana untuk bepergian kembali, ditambah berbagai program akhir tahun yang dicanangkan oleh tiket.com menjadi daya pikat untuk masyarakat merencanakan liburan dan perjalanan dengan mudah dan hemat.

Founder dan Chief Marketing Officer6 tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, dengan bermitra secara strategis dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), tiket.com pun turut menjalankan beberapa program secara berkesinambungan, termasuk di antaranya gencar mempromosikan pariwisata di Indonesia.

Baca juga: Industri Pariwisata Indonesia Diprediksi Pulih pada 2022

Berdasarkan data Kemenparekraf, industri pariwisata di Indonesia perlahan menunjukkan pemulihan yang cukup optimis. Terbukti dengan hadirnya fenomena revenge tourism atau fenomena meningkatnya arus pergerakan wisatawan yang timbul karena antusiasme yang tinggi dari calon wisatawan.

Selain itu, ada pula alasan keinginan yang lama dipendam yang kemudian muncul kembali sebagai respon kebijakan pemerintah ketika pelonggaran mobilitas dan mengizinkan destinasi wisata untuk untuk kembali dibuka, seperti pasca PSBB dan PPKM.

Fenomena tersebut turut mencerminkan performa tiket.com di Q4 2021 yang meroket setinggi 80 persen dibandingkan pada Q3 2021. Hal ini disebabkan oleh beberapa program unggulan yang terus digencarkan oleh tiket.com, beberapa diantaranya adalah; Every Day Low Prices untuk maskapai terkemuka, peluncuran kartu kredit BCA tiket.com Mastercard, serta fitur tiket PayLater.

Baca juga: Sandiaga Uno: Target Pariwisata Berubah dari Kuantitas Menjadi Kualitas

Strategi Bisnis tiket.com di 2022

Mengutip pesan dari Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) pada webinar nasional tiket.com bertajuk Tourism and Creative Economy Industry Recovery Strategies Post- Vaccination, 2021 Review and 2022 Projection, tren pemulihan pariwisata perlu disambut dengan cermat dan tangkas dengan berlandaskan asas New Tourism Economy yang terdiri dari Hygiene, Low Touch, Less Crowd, dan Low Mobility.

Dalam paparannya, Sandiaga Uno menyoroti blueprint rencana kerja pariwisata nasional guna mencapai tujuan menjadi destinasi pilihan di Asia Tenggara. Dengan slogan GERCEP, GEBER, GASPOL, urgensi kolaborasi dan bersinergi antara sesama pemangku kepentingan menjadi kunci dasar pemulihan industri pariwisata. Strategi inovasi, kolaborasi, dan adaptasi perlu ditingkatkan sehingga best practices dapat efektif mendorong tercapainya objektif dari blueprint tersebut.

Baca juga: tiket.com Rancang Strategi Pemulihan Pariwisata Nasional

tiket.com menargetkan pertumbuhan jumlah transaksi sejalan dengan rebound yang signifikan dalam permintaan liburan dan pariwisata yang diyakini akan terus tumbuh sepanjang 2022. Dengan mempertajam fokus pada peningkatan pelayanan kebutuhan nasabah, tiket.com berkomitmen menghadirkan pengalaman menarik terhadap produk dan pilihan aktivitas di platform tiket.com.

“tiket.com akan melakukan pendekatan menyeluruh dan terpadu guna memperkuat landasan bisnis di tahun 2022. Pendekatan-pendekatan strategis seperti penetapan fondasi harga, kelengkapan inventori produk layanan jasa, serta kemudahan penggunaan aplikasi tiket.com, akan memberikan value lebih kepada Sobat Tiket dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” tutup Gaery.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 21, 2021, 2:58 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.