Perkuat Permodalan, IFG Terima Dana PMN Rp20 Triliun

Perkuat Permodalan, IFG Terima Dana PMN Rp20 Triliun

Indonesia Financial Group (IFG) telah menerima dana dari pemerintah melalui penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tunai sebesar Rp20 triliun melalui pengundangan Peraturan Pemerintah (PP) No. 102 tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

Penerimaan PMN Tunai ke holding BUMN Asuransi dan Penjaminan ini akan dipergunakan sebagai penguatan struktur permodalan anak usaha, yaitu PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Hal itu telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 4 November 2021.

Prosesn penambahan penyertaan modal pada IFG Life ini dilakukan sebagai proses pengalihan (migrasi) polis Asuransi Jiwasraya, untuk pemegang polis produk retail dan korporasi yang telah selesai proses restrukturisasinya kepada IFG Life.

Baca juga: IFG Catatkan Laba Rp1,8 Triliun di Semester I 2021

”IFG menerima PMN sebagai bentuk kepercayaan yang diberikan pemerintah dan stakeholders lainnya dalam rangka membangun dan memperkuat industri asuransi yang lebih sehat, khususnya dibidang asuransi jiwa melalui IFG Life,” ucap Direktur Utama IFG Robertus Billitea.

Robertus menegaskan dari sisi penempatan dana PMN, sesuai kajian penyertaan modal maka akan diutamakan pada instrumen investasi dengan tingkat risiko rendah, seperti Surat Berharga Negara, Obligasi Korporasi dengan rating baik, serta Deposito pada bank yang sehat, jelas Robertus.

Penerapan tata kelola investasi yang baik dengan memperhatikan prinsip liability-driven investment, dan profil risiko yang terukur akan menjadi salah satu kekuatan IFG Life karena didukung ekosistem yang ada di IFG di antaranya melalui kolaborasi dengan anak usaha IFG di bidang investasi.

Baca juga: OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Industri BPR dan BPRS

“PMN ini merupakan wujud keseriusan pemerintah melalui IFG sekaligus sebagai bagian dari solusi untuk menghadirkan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang sehat dan berdaya saing tinggi. Kami meyakini manajemen IFG Life menyadari penuh akan hal ini dan secara sekuat tenaga dengan potensi besar ini akan mampu menjalankan kepercayaan besar yang diberikan ini,” tambah Robertus.

Fundraising Permodalan Anak Usaha

Sejalan dengan penerimaan PMN tersebut saat ini IFG juga tengah melakukan pembicaraan dengan perbankan dalam rangka fundraising untuk melengkapi kebutuhan dana rangka penguatan struktur modal IFG Life.

Seperti diketahui bahwa PMN IFG yang disetujui pemerintah adalah Rp20 triliun dari total keperluan restrukturisasi Jiwasraya sebesar Rp26,7 triliun sehingga IFG akan melakukan fundraising dengan underlying dividen anak perusahaan selama 5 tahun ke depan senilai Rp6,7 triliun.

Baca juga: Rumah.com: Harga dan Suplai Hunian Masih Tetap Naik

“Kami yakin dengan adanya kepercayaan dan dukungan yang kuat dari pemerintah melalui pemberian PMN ini maka pihak perbankan juga akan lebih confident untuk memberikan dana kepada IFG” ujar Robertus.

Setelah penyertaan modal IFG ke IFG Life, selanjutnya IFG Life akan mengoptimalkan penggunaan dana tersebut untuk mulai beroperasi secara penuh. Dengan semangat mengembangkan produk asuransi jiwa, kesehatan dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang sehat dan sustainable, IFG Life memiliki potensi yang sangat besar karena salah satunya memiliki pangsa pasar captive dan BUMN.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 1, 2021, 10:52 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.