Cashlez dan Lumbung Dana Gencarkan Pembiayaan Micro Financing

Cashlez dan Lumbung Dana Gencarkan Pembiayaan Micro Financing

Untuk memulai langkah nyata kerja sama “Gotong Royong” dalam rangka meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terintegrasi dalam transaksi digital di bidang keuangan, Cashlez dan Lumbung Dana menandatangani kesepakatan kerja sama.

Presiden Direktur Cashlez Suwandi mengatakan, kondisi ekonomi yang mulai perlahan tumbuh dan keadaan yang mulai membaik dari penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, menjadi angin segar sekaligus semangat bagi para pelaku usaha dalam menggerakkan kembali roda perekonomian yang sempat terhambat karena pandemi ini.

“Untuk itu di tengah keoptimisan ini, kami pun gencar memberikan akses pembiayaan ini kepada para pelaku usaha khususnya UMKM yang tergabung dalam ekosistem Cashlez, agar mereka dapat kembali tumbuh sekaligus memberikan kontribusi positif pada perekonomian Indonesia.” terangnya.

Baca juga: Empat Kunci UMKM Menembus Pasar Global

Co-Founder dan CEO P2P Lending Lumbung Dana Yoga Mahesa menjelaskan, UMKM merupakan prioritas Lumbung Dana dalam penyaluran pendanaan yang selama ini sulit dan tidak terlayani oleh dunia perbankan.

Peran penyelenggara platform fintech peer-to-peer (P2P) lending berbasis teknologi informasi ini memiliki peluang yang sangat besar dalam menjangkau pembiayaan UMKM karena semua prosesnya dilakukan online dan tidak perlu tatap muka.

Model pembiayaan yang disediakan Lumbung Dana, yaitu micro financing untuk modal kerja di mana pembiayaan permodalan selalu tersedia dan proses pengajuan permodalan yang lebih cepat serta tidak rumit, transparan dan tidak ada jaminan (collateral).

Baca juga: 3 Strategi Bisnis UKM Agar Dapat Bersaing di Masa Pandemi

“Karena semua data sudah di-profiling dalam data sistem yang terintegrasi dan tentunya bermanfaat dalam mengurangi resiko gagal bayar,” Imbuh Yoga Mahesa dalam keterangan resminya, Kamis (25/11/2021).

Yoga menambahkan merchant UMKM di ekosistem Cashlez dapat mengajukan pembiayaan modal kerja hingga nominal Rp50 Juta dengan tenor pinjaman satu bulan. Melalui kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan peluang pengembangan usaha bagi pelaku usaha UMKM di saat pandemi.

Baca juga: Sinergi Cashlez dan Kemenkop UKM Majukan Pengrajin Wastra Bali

Selain itu, kerja sama ini juga akan memberikan peluang pelaku usaha rintisan di dalam cross platform dan reach yang lebih luas dalam memberikan akses pelayanan pembiayaan untuk micro financing yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami akan terus berupaya menjalin percepatan kolaborasi cross platform yang kongkrit serta terus membuka peluang kepada seluruh pihak termasuk institusi keuangan dan perbankan untuk bisa bergotong royong memperluas pelayanan akses pendanaan micro financing UMKM dan berkontribusi dalam menggerakan usaha UMKM dan kemajuan ekonomi Indonesia.” tutup Suwandi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 26, 2021, 8:22 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.