Apa Perbedaan Gaji Pokok dan UMP?

Apa Perbedaan Gaji Pokok dan UMP?

Banyak orang belum bisa membedakan antara gaji pokok dan upah minimum provinsi (UMP). Keduanya berbeda jika dilihat dari konteksinya. Gaji pokok adalah bentuk pembayaran periodik dari perusahaan atau pemberi kerja kepada karyawannya yang dinyatakan dalam sebuah kontrak kerja.

Memberikan gaji adalah tanggung jawab perusahaan atas selesainya pekerjaan karyawan dalam waktu tertentu. Nominal gaji yang diterima oleh karyawan terdiri dari beberapa komponen, salah satunya gaji pokok.

Gaji Pokok

Gaji pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja berdasarkan tingkat atau jenis pekerjaan. Besaran gaji ditetapkan berdasarkan kesepakatan dalam perjanjian kerja atau peraturan perusahaan.

Jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, besaran komponen gaji adalah sedikitnya 75 persen dari jumlah gaji pokok dan tunjangan tetap lainnya. Jadi besaran gaji pokok bisa berbeda-beda karena sesuai kesepakatan kerjanya.

Baca juga: Bayar Gaji di Bawah UMP 2022, Perusahaan Diancam Sanksi Pidana dan Denda

Berbeda dengan upah minimum Provinsi (UMP) yang ditetapkan oleh pemerintah termasuk kenaikan setiap tahunnya, besaran gaji pokok serta persentase kenaikan setiap tahunnya diatur oleh kebijakan masing-masing perusahaan.

Upah Minimum Provinsi (UMP)

Aturan mengenai upah minimum tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Upah minimum adalah batas bawah atau upah terendah yang ditetapkan oleh pemerintah yang dibayarkan kepada buruh atau pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Dikutip dari laman Kementerian Ketenagakerjaan, upah minimum terdiri dari upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten (UMK). Perbedaan UMP dan UMK ada pada lingkup pemberlakuannya.

UMP adalah upah minimum yang berlaku di seluruh kabupaten atau kota di dalam satu provinsi, sedangkan UMK adalah upah minimum yang berlaku hanya di sebuah kabupaten atau kota. Penetapan UMK pun memiliki syarat, yakni pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi kabupaten atau kota yang bersangkutan.

Baca juga: Sah, UMP DKI Jakarta 2022 Naik Jadi Rp4,45 Juta

Sebagai contoh, UMP DKI Jakarta 2022 tercatat sebagai provinsi dengan UMP tertinggi di Indonesia. Sementara itu, Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan UMP terkecil sebesar Rp1.812.935. Kedua contoh daerah itu menjelaskan bahwa UMP hanya berlaku untuk provinsi atau daerah tertentu.

Ilustrasi Gaji Pokok dan UMP

Dengan mengetahui perbedaan antara gaji pokok dan UMP, apakah itu artinya bahwa gaji pokok karyawan harus minimal UMP? Belum tentu, bisa saja gaji pokoknya di bawah UMP, tetapi tunjangan-tunjangan lain yang diberikan cukup besar. Sehingga jika digabungkan dan dibayarkan setiap bulan dalam bentuk gaji, jumlahnya di atas UMP.

Untuk memahami gaji pokok dan UMP, berikut ini ilustrasi hitungan dengan menggunakan UMP DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4.453.935,536 per bulan.

● Karyawan A, gaji pokok Rp4.500.000 tanpa ada tunjangan tetap apapun

● Karyawan B, gaji pokok Rp4.000.000, tunjangan tetap transportasi Rp500.000.

● Karyawan C, gaji pokok Rp4.000.000, tunjangan tetap transportasi Rp300.000, tunjangan tidak tetap Rp300.000.

● Karyawan D, gaji pokok Rp4.000.000, tunjangan tidak tetap kinerja Rp500.000, tunjangan tetap tidak ada.

Baca juga: Jangan Pusing, Ini Cara Sederhana Mengatur Gaji Setara UMP

Gaji yang diterima karyawan A sudah sesuai ketentuan UMP DKI Jakarta yang baru. Meski tidak ada tunjangan tetap, tapi gaji pokoknya sudah di atas UMP. Begitu juga dengan karyawan B dan C yang menerima gaji sudah di atas UMP. Memang angka gaji pokoknya ada di bawah UMK. Akan tetapi, jika ditambah dengan tunjangan tetap transportasi, nilai minimumnya sudah tercapai.

Namun berbeda dengan karyawan D. Gaji yang diterimanya masih di bawah aturan UMP DKI Jakarta. Meskipun ada tunjangan sebesar Rp500.000, tapi itu bentuknya tunjangan tidak tetap yang tidak setiap bulan menjadi hak yang masuk dalam hitungan gaji.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 25, 2021, 9:18 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.