Janji Gubernur Anies Soal Program Hidup Mudah di Jakarta

Janji Gubernur Anies Soal Program Hidup Mudah di Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar Rp4.453.935,536. Selain menaikkan UMP DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga akan menerapkan berbagai kebijakan lain untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja atau buruh.

Kebijakan itu di antaranya, dengan memberikan bantuan layanan transportasi, penyediaan pangan dengan harga murah, dan biaya personal pendidikan. Pemprov DKI juga melakukan berbagai jenis program kolaborasi ketenagakerjaan, baik yang sedang berjalan maupun dalam proses akhir perencanaan.

Baca juga: Sah, UMP DKI Jakarta 2022 Naik Jadi Rp4,45 Juta

Dikutip dari laman PPID DKI Jakarta, program-program tersebut tertuang dalam tujuh poin, yaitu:

1. Perluasan kriteria penerima manfaat Kartu Pekerja Jakarta dari yang semula berpenghasilan UMP ditambah 10 persen menjadi UMP ditambah 15 persen agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja atau buruh, sehingga dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya hidup pekerja atau buruh di Jakarta.

2. Anak-anak penerima kartu pekerja diutamakan mendapat KJP plus dan biaya pendidikan masuk sekolah.

3. Memperbanyak program pelatihan bagi pekerja atau buruh melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah, Mobile Training Unit, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, serta kolaborator.

4. Pengembangan program Jakpreneur dan pembentukan koperasi pekerja atau buruh serta memfasilitasi penjualan produk yang berasal dari program dimaksud ke dalam sistem e-Order.

5. Program biaya pendidikan bagi pekerja atau buruh yang terkena PHK, maupun pekerja atau buruh yang dirumahkan tanpa diberikan atau dikurangi upahnya.

6. Program bantuan bagi anak yang orang tuanya meninggal akibat pandemi Covid-19.

7. Program kolaborasi antara Disnakertrans dan Energi Provinsi DKI Jakarta dengan Asosiasi Pengusaha berupa bantuan sarana dan prasana bagi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang telah memiliki usaha.

Baca juga: Tatanan Hidup Baru, Simak 5 Tips Hidup Sehat Berdampingan dengan Covid-19

UMP DKI Jakarta 2022

Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4.453.935,536 atau naik Rp37.749 dari UMP Jakarta 2021. Penetapan UMP tahun ini telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan bagi seluruh wilayah Indonesia. 

"Jadi, sudah ditetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar Rp. 4.453.935,536 (empat juta empat ratus lima puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh lima lima ratus tiga puluh enam rupiah)," ujar Gubernur Anies.

Anies mengatakan, besaran UMP ini berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta formula yang ada dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 22, 2021, 11:08 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.