Gandeng 3 Konsultan, Synthesis Huis Bangun Rumah Berkonsep Artisan

Gandeng 3 Konsultan, Synthesis Huis Bangun Rumah Berkonsep Artisan

Setelah mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) mulai bergerak membangun proyek residensial landed house terbarunya, yakni Synthesis Huis.

Rumah tapak yang berada di kawasan TB Simatupang, Jakarta Timur ini menawarkan penggabungan konsep artisan dan serenity dengan bangunan beratmosfir Skandinavia. Synthesis Huis akan menjadi kawasan besar yang terdiri dari residensial landed house, apartemen, dan area komersial di atas lahan seluas 5 hektare.

Proyek tahap pertama Synthesis Huis akan dilakukan di atas lahan seluas 3,3 hektare dengan target hunian sebanyak 200 unit. “Kami merencanakan proyek Synthesis Huis tahap satu akan rampung pada kuarter ketiga tahun 2023,” kata Managing Director Synthesis Huis Mandrowo Sapto saat acara groundbreaking ceremony Synthesis Huis, Sabtu (20/11/2021).

Baca juga: Ada 74 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Punya Rumah

Pembangunan Synthesis Huis ini melibatkan tiga konsultan ternama sekaligus, yaitu Jeffrey Budiman sebagai arsitek dan desainer interior unit rumah, Airmas Asri sebagai arsitek yang membangun keseluruhan kawasan Synthesis Huis, dan Umar Zain sebagai desainer lansekap yang akan memperindah dan menghijaukan kawasan Synthesis Huis.

Komitmen untuk menghadirkan kawasan residensial berlatar belakang lingkungan hijau, kawasan Synthesis Huis akan dikelilingi area hijau “green spine” yang secara khusus dibuat untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri dengan udara segar. Bahkan, lokasi Synthesis Huis ini berada tepat di sebelah hutan kota Jakarta yang luasnya sekitar 2,2 hektare.

Untuk fitur, Synthesis Huis akan dilengkapi dengan beragam fasilitas yang akan memanjakan para penghuninya seperti outdoor gym, playground, dan club house. Hunian landed house ini dipasarkan dengan tiga jenis unit rumah tapak berlantai tiga, yaitu Tipe Passa (luas bangunan 127 meter persegi), Tipe Mattlig (luas bangunan 142 meter persegi), dan Tipe Lang (luas bangunan 179 meter persegi).

Baca juga: Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Rumah Idamanku (RIKu)

General Manager Sales and Marketing Synthesis Huis Imron Rosyadi menjelaskan, target pembanguan tahap pertama proyek residensial ini mampu memberikan kontribusi penjualan sebesar Rp500 miliar.

Harga untuk setiap tipe hunian di Synthesis Huis ditawarkan mulai dari Rp2 miliar sampai dengan Rp4 miliar. Harga tersebut sudah termasuk perangkat AC dan fitur smart home untuk memenuhi kebutuhan hidup modern di era new normal.

Dengan fitur smart home, penghuni dapat memanfaatkan smartphone dan memantau kondisi rumah melalui CCTV, mengatur beberapa alat elektronik, smart door lock, dan akses jaringan interner berkecepatan tinggi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 20, 2021, 9:59 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.