Xendit Luncurkan Tiga Solusi Bisnis Baru untuk Pelaku Bisnis

Xendit Luncurkan Tiga Solusi Bisnis Baru untuk Pelaku Bisnis

Xendit mengumumkan tiga solusi bisnis digital terbaru untuk para pelaku bisnis dari berbagai skala. Ketiga solusi tersebut meliputi aplikasi mobile Xendit Bisnis untuk mempermudah pelanggan Xendit menerima pembayaran dari konsumen, fitur Xendit Online Store untuk mempermudah siapapun mendirikan toko online dan menerima pembayaran digital, dan XenSol untuk solusi transformasi digital termasuk pembayaran online.

Founder dan CEO Xendit Moses Lo mengatakan, pihaknya telah merancang dan menghadirkan aplikasi Xendit Bisnis untuk melayani pelanggan Indonesia, terutama pelaku usaha individu dan  UMKM, yang mayoritas menggunakan smartphone untuk mengoperasikan bisnisnya.

“Dengan adanya aplikasi ini, sekarang semua orang bisa mengatur transaksi pembayaran digital secara lebih mudah dan lebih aman. Untuk mendukung mobilitas yang tinggi, pelanggan Xendit bisa mengeluarkan invoice dan menerima berbagai jenis metode pembayaran dari pembeli lewat aplikasi ini, kapan saja dan dimana saja,” ujar Moses.

Baca juga: Ini Strategi Xendit untuk Mendukung Perkembangan UMKM

Tak hanya mengatur dan menerima pembayaran online dari pembeli, aplikasi Xendit Bisnis juga dilengkapi dengan fitur Order Management, di mana pelaku usaha bisa memproses keseluruhan transaksi secara otomatis, mulai dari memasukkan pesanan dari pembeli, mengatur pengiriman, hingga merekap semua pembelian.

Dengan begitu, operasional bisnis online bisa berjalan dengan lebih lancar dan efisien dalam hal penghematan waktu. Aplikasi Xendit Bisnis ini tersedia untuk diunduh secara gratis di Apple Store dan Google Play Store.

Selain aplikasi yang baru diluncurkan, Xendit juga mempermudah para pelaku usaha untuk mendirikan toko online-nya sendiri dengan fitur Xendit Online Store. Fitur ini memungkinkan pelaku usaha untuk mendirikan toko online dengan URL unik hanya dalam waktu kurang dari 5 menit, yang sudah dilengkapi pula dengan fitur pilihan metode pembayaran yang ditenagai oleh Xendit.

Baca juga: Poin Penting UU HPP Mulai dari Pajak UMKM, Orang Pribadi Hingga NPWP

Fitur Xendit Online Store ini tersedia secara gratis dan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha individu hingga UMKM yang telah terdaftar di Xendit untuk memperbesar jangkauan pembeli dan memperkuat kanal penjualan mandiri mereka, tanpa bergantung pada platform e-commerce lain. Untuk mengaksesnya, pelanggan Xendit bisa menavigasi ke Dashboard, pilih “Store/Toko” dan pilih “Online Store/Toko Online”.

Solusi bisnis ketiga yang dihadirkan oleh Xendit di kuartal empat tahun 2021 ini adalah XenSol, kependekan dari Xendit Solution. Bekerja sama dengan Andrew Tani & Co. (ATC), XenSol menyasar pelaku bisnis dalam skala besar, yaitu perusahaan dan BUMN, yang berupaya melakukan transformasi digital secara menyeluruh.

Perusahaan ini bisa menggunakan layanan konsultasi dari ATC dan Xendit akan mendukung transformasi digital tersebut dengan menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang lebih baik, di bawah program XenSol. Nantinya, Xendit juga berencana mengajak partner serta agensi yang relevan sebagai mitra untuk menjalankan program XenSol secara berkelanjutan.

Baca juga: CORE Indonesia: Uang Elektronik Bantu UMKM Selama Pandemi Covid-19

Peluncuran aplikasi dan fitur baru Xendit bertujuan untuk mempermudah semua pelaku bisnis dari berbagai skala, mulai dari pelaku bisnis individu, UMKM, hingga perusahaan besar, dalam mengoperasikan bisnis digital mereka.

Xendit memperluas akses teknologi demi menciptakan lingkungan persaingan yang setara (equal playing field), sehingga semua pelaku bisnis di Indonesia bisa memulai usahanya dan bertumbuh dengan baik. Target ini sejalan dan dibuat untuk mendukung target Bank Indonesia dan pemerintah untuk membawa lebih dari 30 juta UMKM untuk go digital pada tahun 2025.

Baca juga: Tren Pembayaran Digital di Indonesia Meningkat Selama Pandemi

“Kami akan terus berinovasi dan menambahkan fitur-fitur terbaru untuk membantu para pelaku bisnis agar bisa mengoperasikan toko online mereka dengan lebih efisien dan mudah, misalnya menghadirkan fitur kalkulasi ongkos kirim, pemesanan layanan logistik, tools pemasaran, dan sebagainya,” tambah Moses.

Sebelumnya, pada bulan Agustus, Xendit juga telah meluncurkan fitur baru bernama “Xendit Inventory Sync Tool”, yang merupakan sebuah inovasi teknologi multi-channel untuk mengelola stok inventaris produk yang dijual online, baik di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, maupun di website melalui Shopify dan Woocommerce. Fitur ini memudahkan pelaku bisnis untuk memantau dan mengatur jumlah stok di masing-masing kanal dalam satu dasbor yang rapi dan terintegrasi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 4, 2021, 8:33 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.