Sinergi Cashlez dan Kemenkop UKM Majukan Pengrajin Wastra Bali

Sinergi Cashlez dan Kemenkop UKM Majukan Pengrajin Wastra Bali

Dalam rangka pengembangan Wastra di Provinsi Bali, Cashlez bersama Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) melaksanakan kegiatan Business Matching Wirausaha Melalui Skema Pembiayaan Alternatif kepada para pengrajin wastra Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil dan menengah (UKM) terhadap akses pembiayaan alternatif guna peningkatan skala usaha, khususnya bidang wastra sebagai salah satu warisan nusantara.

Baca juga: Cashlez Bukukan Pendapatan Bersih Rp58,8 MIliar di Semester I 2021

Business Development Manager Cashlez Bali Angjelia Dewi mengatakan, pihaknya harap melalui edukasi yang kami berikan dapat menjadi semangat bagi para pengrajin untuk beradaptasi di dunia digital dan memberikan kemudahan kepada mereka untuk mengakses permodalan, baik itu untuk modal produksi maupun operasional.

Angjelia Dewi menambahkan bahwa para peserta pengrajin wastra sangat antusias terhadap informasi yang diberikan terkait pembayaran digital dan permodalan ini, hal ini karena permodalan sendiri biasanya mereka membutuhkan waktu kurang lebih 3-6 bulan hingga mendapatkan modal pinjaman.

Baca juga: Poin Penting UU HPP Mulai dari Pajak UMKM, Orang Pribadi Hingga NPWP

“Wastra sebagai warisan nusantara tentu harus kita lestarikan bersama dan kita jaga keberadaannya. Untuk itu, pengrajin wastra pun perlu kita perhatikan agar tetap produktif dan menggerakkan roda perekonomian UKM di Bali. Ke depannya, Cashlez akan terus memberikan edukasi mengenai pembayaran digital ini agar setiap UKM di Bali dapat kembali bangkit.” tutupnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 1, 2021, 7:29 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.