Apa Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar?

Apa Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar?

Listrik menjadi bagian hidup yang tidak terpisahkan di zaman modern ini. Hampir segala aktivitas kita bersentuhan dengan peralatan yang menggunakan daya listrik. Tempat tinggal, toko, perkantoran, dan tempat lainnya pasti menggunakan listrik.

Namun, dalam penggunaannya, ada dua jenis pelanggan listrik, yaitu listrik prabayar dan listrik pascabayar. Ternyata masih banyak orang belum tahu perbedaannya. Dikutip dari laman LinkAja, agar lebih memahami beda antara listrik prabayar dan pascabayar, simak penjelasan ini.

Listrik Prabayar

Listrik prabayar atau yang dikenal token, saat ini sudah banyak digunakan dan mulai digencarkan pemerintah. Listrik prabayar adalah layanan pembayaran listrik yang dilakukan di awal atau menggunakan sistem token. Melalui sistem token, pelanggan bisa mengisi tekanan listrik sesuai dengan kemampuan, mulai dari 20 ribu hingga 1 juta lebih.

Baca juga: Siapa Bilang Uang Logam itu Receh? Ini Buktinya

Kelebihan

● Ketika menggunakan token, Anda akan lebih memahami berapa lama listrik akan tahan dengan penggunaan rutin untuk setiap token yang dibeli sehingga Anda bisa lebih mengendalikan penggunaan listrik di rumah.

● Tidak akan disanksi denda pemutusan atau keterlambatan ketika Anda memutuskan untuk tidak menggunakan untuk sementara waktu, Anda tinggal membiarkan saja dengan tidak membeli token listrik.

● Ketika uang sedang terbatas, Anda bisa membeli listrik sesuai dengan kemampuan dan berusaha untuk lebih irit listrik lagi sehingga listrik menyala dalam waktu yang lebih lama.

Baca juga: 5 Langkah Jitu Terhindar Aksi Tipu-tipu Pinjol Ilegal

Kekurangan

● Sistem sering terganggu pada jam-jam tertentu apabila Anda kehabisan listrik di malam hari. Pada jam-jam tertentu seperti 23:00-01.00 seringkali pembelian token sedang offline, sehingga Anda harus menunggu sampai sistemnya kembali online.

● Selain harus disiplin dalam penggunaan, Anda juga harus disiplin mencatat kapan terakhir membeli token listrik untuk memprediksi kapan harus beli lagi.

● Jika token habis maka listrik akan mati. Ini berkaitan dengan perabot rumah yang tetap harus dinyalakan seperti kulkas. Kondisi itu bisa terjadi apabila ketika Anda tidak berada di rumah dalam beberapa waktu sementara token listrik habis.

Listrik Pascabayar

Listrik pascabayar adalah layanan pembayaran listrik yang dilakukan akhir bulan atau ketika siklus pembayaran terjadi. Pada sistem ini, pelanggan dibebaskan untuk memakai listrik terlebih dahulu sesuai kebutuhan. Ketika tagihan muncul, biaya listrik disesuaikan dengan listrik yang digunakan pada bulan sebelumnya..

Kelebihan

● Listrik terus menyala sehingga Anda tidak perlu khawatir isi daya listrik karena listrik akan tetap menyala jika tidak sedang terjadi gangguan aliran listrik.

● Siklus tagihan listrik setiap bulannya muncul di tanggal yang tetap sama dengan sebelumnya, sehingga kamu bisa mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah.

● Lebih praktis karena Anda tidak tidak terganggu dengan kondisi meteran listrik berbunyi di jam tidur atau jam kerja untuk mengisi ulang token listrik.

Baca juga: Pemerintah Akan Buka Penawaran ORI020 Awal Oktober 2021

Kekurangan

● Penggunaan listrik kerap kali tidak terkendali tidak terasa jika sudah berlebihan sehingga ketika tagihan muncul

● Listrik diputus PLN apabila ada tunggakan listrik yang belum terbayar atau sedang bermasalah dengan pembayaran, listrik kamu bisa diputus oleh PLN dan baru bisa menyala lagi setelah pembayaran selesai.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 28, 2021, 9 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.