5 Langkah Jitu Terhindar Aksi Tipu-tipu Pinjol Ilegal

5 Langkah Jitu Terhindar Aksi Tipu-tipu Pinjol Ilegal

Maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal kian meresahkan. Kondisi ini dilihat dari banyaknya pengaduan pemipuan pinjol ilegal di semester pertama tahun ini. Data Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat, sepanjang periode Januari-Juni 2021, pengaduan masyarakat mengalami lonjakan hingga 80 persen.

Bahkan seakan tak pernah habis, oknum pinjaman online ilegal semakin subur. Padahal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui SWI terus melakukan pemblokiran platform pinjol ilegal. Fepanjang Juli 2021 saja, satgas telah memblokir 172 platform pinjol ilegal.

Baca juga: Fintech Wajib Terapkan Prinsip Dasar Perlindungan Pengguna

Lantas, apa yang harus menjadi perhatian untuk meningkatkan kesiapan masyarakat di tengah transformasi layanan keuangan menjadi serba digital? Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti agar terhindar dari transaksi bodong yang dilakukan oleh oknum pinjol ilegal:

1. Bedakan Pinjol Legal dan Ilegal

Sebelum bertransaksi, pastikan selalu platform pembiayaan tersebut sudah terdaftar resmi di OJK. Dalam hal ini, OJK juga bekerjasama dengan Google terkait syarat aplikasi pinjaman pribadi di Indonesia yang sering disalahgunakan oleh pinjol ilegal.

Terhitung sejak tanggal 28 Juli 2021, Google menambahkan persyaratan tambahan kelayakan bagi aplikasi pinjaman pribadi antara lain berupa dokumen lisensi atau terdaftar di OJK, sehingga pinjol ilegal tidak dapat mengunggah aplikasi mereka di Google.

Baca juga: OJK Beri Izin 7 Penyelenggara Pinjaman Online Baru

2. Pahami Besaran Bunga

Konsumen pinjaman online harus mempertimbangkan bunga yang diberlakukan setiap penyedia layanan kredit. Pertimbangan ini bisa berdasarkan kemampuan konsumen untuk membayar besaran bunga tersebut, serta apakah masih dalam koridor batas wajar besaran bunga yang ditetapkan oleh OJK.

3. Pelajari Hak dan Kewajiban Transaksi

Sebelum memutuskan, pastikan untuk membaca dan memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari risiko yang mungkin saja terjadi di kemudian hari.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi Kembali Tutup 172 Pinjaman Online Ilegal

4. Aplikasi dari Sumber Resmi

Pastikan menggunakan aplikasi pinjaman resmi dan mengunduhnya hanya dari dari Play Store atau App Store. Jika aplikasi yang diunduh berasal dari sumber tidak resmi akan berpotensi memberikan akses pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil data pribadi Anda melalui berbagai malware hingga adware.

5. Teliti Kembali Izin Akses Aplikasi

Pehatikan dan teliti dengan seksama seluruh persetujuan dan data apa saja yang hendak diakses aplikasi dari smartphone. Jangan terlalu cepat mengklik allow sebelum menggunakan aplikasi tersebut karena oknum yang tidak bertanggung jawab bisa dengan mudah mengakses seluruh data pribadi yang ada dalam smartphone.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 24, 2021, 9:13 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.