Amartha Bidik Investor Milenial untuk Mulai Impact Investing

Amartha Bidik Investor Milenial untuk Mulai Impact Investing

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menerapkan nilai-nilai keberagaman dan inklusi keuangan sebagai landasan dalam menjalankan operasional bisnisnya. Ini merupakan nilai-nilai yang diusung oleh Amartha salah satunya untuk membidik investor milenial agar melakukan impact investing.

Impact investing atau investasi berdampak sosial merupakan penanaman modal yang memiliki dua tujuan sekaligus, yaitu memperoleh keuntungan dari hasil investasi dan memastikan investasi tersebut menciptakan dampak sosial yang positif, seperti peningkatan taraf hidup di pedesaan, membuka peluang kesetaraan gender, dan menyejahterakan masyarakat prasejahtera.

Andi Taufan Garuda Putra Founder dan CEO Amartha mengatakan, berdasarkan riset internal Amartha, nilai keberagaman dan inklusi menjadi nilai tambah yang dilihat oleh para investor untuk berinvestasi pada instrumen yang memberikan dampak sosial (impact investing), salah satunya pengembangan UMKM perempuan.

Baca juga: Amartha Mendapatkan Pendanaan Baru Senilai Rp405 Miliar

“Porsi investor retail di Amartha didominasi oleh generasi milenial, yakni sebanyak 68 persen, kemudian disusul 19 persen oleh generasi X, dan 10 persen oleh generasi Z,” katanya dalam  konferensi internasional Reshape Summit 2021.

Diakui Andi, tren investasi berdampak sosial akan terus berkembang, khususnya di sektor usaha mikro yang selama ini kurang diminati oleh lembaga keuangan formal. Berdasarkan studi Angel Investor Network Indonesia (ANGIN) pada 2020, salah satu sektor yang menjanjikan impact investment adalah perempuan pelaku usaha mikro yang memberikan kontribusi US$135 miliar pada PDB tahunan.

“Kami membawa nilai keberagaman dan inklusi yang memberdayakan perempuan pengusaha mikro dengan membuka akses permodalan, khususnya bagi mereka yang tidak terlayani oleh bank konvensional,” ungkapnya.

Baca juga: DigiKU, Program Digital Kredit untuk UMKM

Pada kesempatan itum Andi menilai keberagaman dan inklusi yang diadaptasi oleh fintech terbukti dapat meningkatkan ketahanan sekaligus inovasi dalam suatu perusahaan. Tantangan pandemi Covid-19 di Indonesia justru menjadi pendorong bagi mitra perempuan pengusaha mikro di Amartha untuk terus berinovasi dan memiliki daya juang lebih besar lagi.

“Misalnya saja, beberapa mitra kami mulai memproduksi masker dan kebutuhan lain yang memiliki permintaan tinggi di kala pandemi, sehingga tetap dapat melunasi pinjaman dan justru berhasil memperluas usahanya ke bidang lain,” ucap Andi.

Hingga saat ini, sebanyak 100.000 investor retail telah bergabung sebagai pendana di platform Amartha dengan nilai investasi sekitar Rp4 juta di setiap portofolio. Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp4.46 triliun kepada lebih dari 800.000 perempuan pengusaha mikro di Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 22, 2021, 8:45 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.