DigiKU, Program Digital Kredit untuk UMKM

DigiKU, Program Digital Kredit untuk UMKM

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmen dan dukungan terhadap program Digital Kredit UMKM (DigiKU) agar UMKM bisa memanfaatkan teknologi sebagai salah satu alternatif pembiayaan bagi UMKM.

DigiKU merupakan program penyaluran kredit untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disediakan oleh Pemerintah bersama Bank-Bank Milik Negara (Himbara) yang diluncurkan pada Juli 2021.

Layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam mendorong UMKM agar memasuki ekosistem digital, melengkapi gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah diperkenalkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2021. Jokowi menargetkan pada 2023, sebanyak 30 juta UMKM telah masuk ke dalam ekosistem digital.

Baca juga: Himbara Luncurkan Pinjaman Digital Lewat Platform Ekosistem Digital

“OJK siap mendukung program DigiKU dalam rangka pengembangan UMKM, on-boarding UMKM ke platform digital sehingga pelaku UMKM tidak lagi terjerat oleh pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar business matching "Digitalisasi Pembiayaan untuk UMKM” pada Sabtu (18/9/2021).

Menurutnya, program ini akan mendorong persaingan produk keuangan digital yang semakin baik dengan kualitas layanan yang lebih mudah dan cepat, suku bunga atau bagi hasil yang lebih murah dan adil serta governance dalam tata cara penyaluran dan penagihan yang lebih baik

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Maritim dan Investasi Odo RM Manuhutu mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun sejak program DigiKU diluncurkan, target Rp4,2 triliun DigiKU di 2021 ini sudah dimanfaatkan oleh pelaku UMKM sebanyak Rp2,45 triliun.

Baca juga: Transformasi dan Adaptasi Teknologi Jadi Kunci Sukses UMKM di Masa Pandemi

“Melihat respon positif ini, target penyaluran kredit DigiKU ditingkatkan menjadi Rp19 triliun hingga 2024. Ini menjadi asa bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan akses pembiayaan yang aman dan terjamin,” kata Odo pada kesempatan yang sama.

Namun, Odo menyadari bahwa untuk mencapai target tersebut tidak mudah. Semuanya harus juga harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas UMKM, terutama terkait literasi dan inklusi keuangan.

“Diluncurkan DigiKU menjadi sebuah model pembiayaan berbasis digital bagi pelaku UMKM yang terdaftar di ekosistem digital untuk dapat mengajukan pinjaman tanpa tatap muka, bunga yang kompetitif dan proses yang singkat,” tambah Odo.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 20, 2021, 8:42 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.