Ini Strategi Xendit untuk Mendukung Perkembangan UMKM

Ini Strategi Xendit untuk Mendukung Perkembangan UMKM

Xendit mengumumkan perolehan pendanaan Seri-C senilai Rp2,1 triliun (USD 150 juta) yang menjadikan Xendit sebagai startup unicorn terbaru di Indonesia. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Tiger Global Management dengan partisipasi dari investornya saat ini, yaitu Accel, Amasia, dan Goat Capital yang dimiliki oleh Justin Kan.

Melalui pendanaan ini, Xendit akan fokus untuk mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia dengan menyediakan berbagai fitur dan layanan yang dapat membantu UMKM agar dapat mulai bertransaksi digital, menerima pembayaran lebih cepat dari konsumen mereka serta pengembangan produk untuk mendukung layanan e-commerce di berbagai platform.

Xendit juga akan bekerja sama dengan berbagai inkubator dan akselerator, seperti yang telah dilakukan sebelumnya dengan Gerakan 1000 Startup oleh Kominfo dan Women In Tech Indonesia, untuk melakukan program-program sosialisasi dan edukasi yang akan membantu usaha rintisan Indonesia untuk mendigitalisasi bisnisnya.

Baca juga: Raih Pendanaan Rp2,1 Triliun, Xendit Jadi Startup Unicorn Baru di Indonesia

Xendit memiliki target untuk dapat membantu UMKM dapat bertransaksi secara digital. Target ini sejalan dan dibuat untuk mendukung target Bank Indonesia dan pemerintah untuk membawa lebih dari 30 juta UMKM pada tahun 2025.

Secara umum, Xendit juga terus meningkatkan layanan dengan menciptakan produk dan fitur yang akan memberikan nilai tambah dalam mempermudah proses bisnis merchant Xendit, seperti sistem pencegahan penipuan, asuransi tolak bayar dan pinjaman modal bagi bisnis-bisnis pengguna Xendit.

Xendit mendorong bisnis dari semua ukuran dengan infrastruktur pembayaran digital yang penting dan inovatif. Dengan pendanaan baru yang juga merupakan tonggak capaian valuasi ini, Xendit telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar dan menginspirasi generasi unicorn berikutnya di Asia Tenggara.

Baca juga: Transformasi dan Adaptasi Teknologi Jadi Kunci Sukses UMKM di Masa Pandemi

Ryan Sweeney selaku Partner di Accel mengatakan, Xendit berada di garis depan transformasi digital di Asia Tenggara, menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang sangat dibutuhkan dan penting bagi bisnis dari semua ukuran

“Dengan putaran pendanaan baru dan tonggak capaian valuasi  ini, Xendit telah memperoleh kredibilitas untuk membangun kesuksesan jangka panjang, menginspirasi generasi unicorn berikutnya di Asia Tenggara untuk bangkit dan berkembang dalam dunia ekonomi digital baru,” katanya.

Perusahaan payment gateway Xendit merupakan bagian dari Xendit Group, yang membawahi perusahaan-perusahaan lain seperti Instamoney (memiliki izin transfer dana) dan Iluma (bergerak di bidang data). Seluruh perusahaan di bawah naungan Xendit Group bersinergi untuk menyediakan solusi pembayaran dan digital infrastruktur bagi klien.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 16, 2021, 8:37 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.