DBS Dinobatkan sebagai Bank Digital Terbaik di Dunia

DBS Dinobatkan sebagai Bank Digital Terbaik di Dunia

Selama empat tahun berturut-turut, bank asal Singapura DBS Bank Ltd., (DBS) diakui sebagai Bank Terbaik di Dunia atau World’s Best Bank. Pengakuan sebagai bank terbaik global ini diperoleh dari publikasi keuangan terkemuka yang berbasis di Inggris, Euromoney dalam ajang Awards for Excellence 2021.

Dalam ajang yang sama, Euromoney juga memberikan penghargaan kepada DBS sebagai Bank Digital Terbaik di Dunia atau World’s Best Digital Bank dan menjadikannya DBS sebagai bank pertama di dunia yang memegang kedua gelar tersebut secara bersamaan.

Editor Euromoney Louise Bowman mengatakan, dari semua bank yang diliput di seluruh dunia, DBS adalah bank yang paling jelas dalam menunjukkan keterampilan yang langka. Tidak hanya bertahan dalam krisis, tetapi juga memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk berinovasi dan menjadi bank yang lebih baik.

Baca juga: Bank DBS Targetkan Pembiayaan Berkelanjutan Jadi SGD50 Miliar Hingga 2024

“Selain ketangguhan dan profitabilitas, hal ini juga menunjukkan oportunisme dan pemikiran cerdas, di mana semua hal tersebut didukung oleh kepemimpinan dalam bidang digital,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Duitologi pada Minggu (12/9/2021).

Selama pandemi Covid-19, DBS melipatgandakan upaya untuk membantu nasabah dan komunitas luas agar tetap bertahan di tengah krisis. DBS menyetujui lebih dari 12.000 pinjaman tanpa agunan dengan nilai total lebih dari SGD6,2 miliar(Rp66 triliun) dan SGD11 miliar dalam moratorium pinjaman bagi nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

DBS juga memungkinkan para pemilik rumah di seluruh pasar regional untuk menunda pembayaran hipotek yang mencapai SGD5,2 miliar dalam keringanan hipotek di tahun 2020. Pada puncak pandemi, DBS juga memanfaatkan infrastruktur teknologinya untuk memfasilitasi pembayaran pemerintah Singapura lebih dari SGD31 miliar secara digital untuk mendukung keluarga dan bisnis.

Baca juga: PPh Bunga Obligasi Turun Menjadi 10 Persen

Di saat bersamaan, bank tidak membuang waktu dalam memperkuat bisnisnya untuk masa depan. Selama setahun terakhir, DBS memanfaatkan posisi modal yang kuat untuk melakukan transaksi strategis guna menopang pertumbuhannya di dua pasar utamanya menggabungkan Lakshmi Vilas Bank di India, dan mengakuisisi 13 persen saham Shenzhen Rural Commercial Bank di Tiongkok, sehingga menjadi pemegang saham terbesar.

Sebagai pemimpin industri dalam inovasi digital, DBS juga meluncurkan beberapa terobosan yang memanfaatkan teknologi baru seperti blockchain dan kecerdasan buatan. Beberapa inisiatif tersebut mencakup:

▪ DBS Digital Exchange, ekosistem berbasis blockchain untuk melakukan penggalangan dana melalui tokenisasi aset dan perdagangan sekunder aset digital, termasuk cryptocurrency.

▪ Climate Impact X, pertukaran global dan pasar untuk kredit karbon berkualitas tinggi.

▪ Partior, platform industri terbuka berbasis blockchain yang menantang model pembayaran lintas batas tradisional.

▪ DBS NAV Planner, sebuah solusi konsultasi digital yang revolusioner dengan didukung oleh lebih dari 100 model AI yang membantu pelanggan dalam perencanaan keuangan, perencanaan pensiun, dan pengambilan keputusan mandiri untuk berinvestasi secara digital.

Baca juga: Empat Tantangan BI dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

CEO DBS Piyush Gupta mengatakan, sejak awal DBS memutuskan untuk memanfaatkan krisis sebagai platform untuk lebih memposisikan diri secara fundamental sebagai bank masa depan. DBS mengakuisisi saham di bank-bank di India dan Tiongkok untuk memperkuat posisi kami di Asia, dan juga meluncurkan inisiatif digital baru.

“Ketika memandang tren utama yang kami yakini akan membentuk kembali dunia pasca pandemi – tren seperti hiper-digitalisasi, pergeseran rantai pasokan, dan peningkatan fokus keberlanjutan – tujuh atau delapan ide bisnis besar muncul. Pertukaran digital dan karbon kami, usaha kerja sama dalam pembayaran blockchain baru, dan penasihat digital AI NAV Planner, lahir dari situasi ini,” katanya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 13, 2021, 8:46 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.