Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Rumah Idamanku (RIKu)

Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Rumah Idamanku (RIKu)

Bank Mandiri berkolaborasi dengan penyedia platform digital Pinhome meluncurkan aplikasi Rumah Idamanku (RIKu) untuk memudahkan nasabah dalam mencari hunian impian. Aplikasi ini dihadirkan untuk meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk segmen milenial.

EVP Consumer Loan Bank Mandiri Ignatius Susatyo menjelaskan, langkah inovasi ini merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri untuk secara aktif merespon perubahan perilaku konsumen dan memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang saat ini mulai beralih kelayanan digital. 

Menurutnya, pandemi Covid-19 membuat nasabah menjadi sulit untuk mencari properti, ditambah lagi marketing properti mengalami keterbatasan ruang gerak karena adanya pembatasan aktivitas di berbagai wilayah

Baca juga: Insentif Pajak Properti Dorong Pertumbuhan KPR & KPA

“RIKu menjadi solusi yang tepat bagi nasabah yang ingin mencari hunian idaman dan juga membantu broker properti dalam memasarkan listing propertinya,” kata Ignatius dalam peluncuran aplikasi RIKu ditandai dengan seremonial bertajuk Launching Aplikasi Rumah Idamanku (RIKu), Solusi Properti Semudah Sentuhan Jari pada Kamis (9/9/2021). 

Lewat aplikasi ini, Bank Mandiri optimis penyaluran Mandiri KPR dapat turut memacu pertumbuhan yang diproyeksi mencapai Rp45 triliun di akhir 2021. Adapun, hingga Juli 2021 pembiayaan KPR Bank Mandiri sudah mencapai Rp44 triliun.

Sementara itu, CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata menyambut baik peluncuran aplikasi RIKu sebagai inovasi untuk menyuguhkan pengalaman bertransaksi properti yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan layanan KPR atau KPA. 

Baca juga: Ada Bunga KPR Fixed 4,40 Persen Selama 3 Tahun di Ciputra Festival 4.0

“Bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Kerja sama ini didasari oleh pengamatan adanya kebutuhan perbankan untuk memasarkan dan menyalurkan KPR dan KPA serta ketersediaan listing properti berkualitas,” terangnya.

Dara menjelaskan, algoritma Pinhome akan memastikan pengalokasian leads yang adil dan merata untuk para broker properti. Rangkaian proses ini sejalan dengan misi Pinhome untuk memberikan transaksi yang mudah, cepat, dan transparan.

Baca juga: OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2023

“Kami memungkinkan seluruh informasi dan interaksi yang berkaitan dengan transaksi properti mulai dari pencarian, kunjungan, estimasi dan negosiasi harga, hingga pengajuan kredit terjadi secara online melalui platform yang terautomasi lengkap dengan virtual reality dan algoritma berbasis machine learning,” terang Dara.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sampai dengan Juli 2021 total kredit properti telah mencapai Rp1.092,8 triliun atau tumbuh 4,9 persen secara year on year (yoy). Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit pemilikan rumah atau apartemen (KPR/KPA) sebesar 7,4 persen yoy menjadi Rp546,8 triliun di bulan Juli 2021. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 10, 2021, 10:36 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.