Serupa Tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Reksa Dana dan Saham?

Serupa Tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Reksa Dana dan Saham?

Generasi milenial mulai menyadari bahwa investasi sangat penting dalam pengelolaan keuangan di masa depan. Salah satu instrumen investasi yang banyak diminati adalah reksa dana. Memang reksa dana menjadi langkah awal bagi investor pemula. Namun, tidak sedikit pula milenial yang belum bisa membedakan antara reksa dana dan saham.

Secara umum, reksa dana diartikan sebagai wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

Sedangkan, saham dapat diartikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas (PT). Jadi, secara definisi kedua instrumen ini memang sekilas serupa, tetapi tidaklah sama.

Baca juga: Jenis-Jenis Investasi yang Populer Saat ini

Perbedaan Reksa Dana dan Saham 

Meski sekilas serupa, ada perbedaan yang mendasar antara reksa dana dan saham. Berikut ini perbedaan berdasarkan beberapa indikatornya.

Perbedaan

Reksa Dana

Investasi Saham

Pengelola

Penyedia reksa dana berperan sebagai manajer investasi atau dana kamu.

Dana dikelola investor sendiri (atau dengan berkonsultasi dengan broker).

Imbal Hasil

Fee atau biaya akan dikenakan pada investor karena dana dikelola oleh manajer investasi.

Hasil yang diperoleh cenderung banyak. Namun, kamu mungkin perlu membayar biaya online trading yang berkisar 0,1 persen hingga 0,3 persen.

Risiko

Lantaran keputusan investasi dipegang oleh manajer investasi, risiko yang kamu miliki sangatlah rendah.

Lantaran biaya yang diperoleh banyak, risiko investasi saham pun juga tinggi (high return, high return).

Pencairan Dana

Membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui manajer investasi dan agen pengelola.

Tergolong cepat karena tidak ada pihak ketiga

Investasi Terendah

Reksa dana dapat dimulai dengan dana yang rendah, bahkan hingga Rp10.000 saja.

Investasi saham membutuhkan dana mencapai jutaan rupiah.

Pemilihan Saham

Investor tidak dapat memiliki andil dalam proses pemilihan saham. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan melihat track record manajer investasi.

Investor dapat memilih saham secara leluasa.

 

Nah, sudah paham perbedaan reksa dana dan saham. Kini saatnya, Anda memilih instrumen investasi mana yang akan dipilih, apakah saham atau reksa dana? Perlu diketahui bahwa semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Maka dari itu, pilihlah instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko atau kemampuanmu menanggung kerugian.

 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 18, 2021, 9:04 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.