Ini Kelonggaran Aktivitas di Wilayah PPKM Level 4 Jawa Bali Terbaru

Ini Kelonggaran Aktivitas di Wilayah PPKM Level 4 Jawa Bali Terbaru

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3, 2 di wilayah Jawa Bali kembali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021. Dalam keputusan tersebut, pemerintah juga memberikan kelonggaran aktivitas di wilayah PPKM level 4, 3, dan 2.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi dan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, atas arahan petunjuk Presiden Republik Indonesia, maka PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa dan Bali akan diperpanjang sampai tanggal 23 Agustus 2021,” katanya di dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 4 Jawa Bali Kembali Diperpanjang Sampai 23 Agustus 2021

Luhut menyampaikan, selama sepekan terakhir, mobilitas masyarakat di Jawa Bali sebagian besar sudah kembali pada kondisi normal, sama sebelum kenaikan varian delta terjadi. Hal ini mengindikasikan peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup siginifikan dibanding pada awal bulan Juli yang lalu.

Di satu sisi menunjukkan ekonomi pulih dengan cepat, namun berisiko pada peningkatan kasus pada dua tiga minggu ke depan. Jadi kita semua harus super hati-hati menghadapi ini dan harus mengikuti protokol kesehatan dan juga yang menyangkut masalah vaksinasi.

Luhut menerangkan, percobaan pembukaan yang dilakukan di pusat perbelanjaan seperti mal menunjukkan implementasi yang cukup baik. Penerapan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung yang masuk ke pusat perbelanjaan atau mal juga menunjukkan efektivitas yang baik.  

Baca juga: Siap-siap Hidup Bersama dengan Covid-19

Melalui sistem PeduliLindungi, pemerintah mendapati hasil ada 1,015 juta orang yang melakukan checking pada sistem agar masuk ke pusat belanja atau mal. Ada 619 orang terpaksa ditolak masuk oleh sistem dan tidak diperkenankan masuk ke dalam pusat perbelanjaan dalam seminggu terakhir dengan berbagai macam alasan.

“Hasil evaluasi menunjukkan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan sudah dilakukan secara disiplin dan ini juga sekaligus untuk mendisiplinkan kita semua. Untuk itu, pemerintah akan memperluas cakupan kota di level 4 yang dapat melakukan uji coba ini,” terang Luhut.

Pemerintah juga mencoba meningkatkan kapasitas kunjungan pusat perbelanjaan mal menjadi 50 persen dan memberikan akses dine in, makan di tempat sejumlah 25 persen, atau hanya 2 orang per meja pada pusat perbelanjaan atau mal seminggu ke depan di wilayah PPKM level 4 yang melakukan uji coba dan wilayah level 3.

Baca juga: Sampai Kapan PPKM Level 4 Akan Diperpanjang?

Selain pusat perbelanjaan, pemerintah juga akan melakukan uji coba protokol kesehatan pada perusahaan-perusahaan orientasi ekspor dan orientasi domestik yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian.

Total karyawan yang akan melakukan uji coba ini lebih 390.000 orang. Industri tersebut akan diizinkan beroperasi 100 persen dengan penerapan minimal dua shift. Para perusahaan itu wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, juga untuk melakukan screening terhadap karyawan dan non-karyawan yang ke lokasi pabrik.

Aktivitas olahraga jenis outdoor yang dilakukan secara individu atau kelompok yang jumlahnya tidak lebih dari 4 orang dan tidak melibatkan kontak fisik akan diizinkan beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Uji coba penerapan SOP ini menggunakan juga aplikasi PeduliLindungi pada 4 aglomerasi PPKM level 4 dan kabupaten/kota PPKM level 3 di Jawa Bali.

Baca juga: Siapa Saja yang Bisa Disebut Veteran RI?

“Ini penting saya sampaikan, kami akan menutup, saya ulangi, kami akan menutup bila ada yang melanggar ketentuan ini. Kami tidak ada kompromi mengenai ini. Dan ini juga tanggung jawab pemilik untuk tidak membuat ini menjadi klaster baru,” tegas Luhut.

Terkait aktivitas keagamaan, pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas tempat ibadah menjadi 50 persen di kabupaten/kota PPKM level 4 dan 3. Tentunya juga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 16, 2021, 11:27 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.