Per Juni 2021, Laba Bersih Bank OCBC NISP Capai Rp1,5 Triliun

Per Juni 2021, Laba Bersih Bank OCBC NISP Capai Rp1,5 Triliun

Bank OCBC NISP mencatat kinerja yang berkelanjutan dnegan mencetak laba bersih sebesar Rp1,5 triliun pada semester pertama 2021. Total aset bertumbuh 10,4 persen year on year (yoy) menjadi Rp201 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga meningkat 11,2 persen yoy menjadi Rp150,4 triliun hingga akhir Juni 2021.

Laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai tumbuh sebesar 5,4 persen yoy menjadi Rp2,7 triliun. Peningkatan ini dikontribusikan dari pendapatan operasional yang tumbuh 5,8 persen yoy menjadi Rp4,9 triliun, di mana sebagian besar atau senilai Rp3,9 triliun berasal dari pendapatan bunga bersih, yang meningkat 11,8 persen yoy.

Pencapaian tersebut didukung salah satunya oleh peningkatan rasio dana murah (CASA) yang tercatat sebesar 48,8 persen pada akhir Juni 2021 dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 yang mencapai 43,8 persen.

Baca juga: Riset: Nasabah Bank dan Fintech Ingin Penawaran Asuransi Saat Transaksi

Di sisi pembiayaan, Bank OCBC NISP telah menyalurkan kredit sebesar Rp115,5 triliun hingga akhir Juni 2021 di mana sebagian besar disalurkan untuk modal kerja dan investasi. Rasio NPL terjaga di bawah rata-rata NPL industri perbankan dan ketentuan regulator. Pada akhir Semester I 2021, NPL net Bank sebesar 1,0 persen dan NPL bruto sebesar 2,5 persen.

Tidak terbatas pada pendanaan, OCBC NISP juga terus berupaya mendukung nasabah pelaku usaha agar dapat melalui berbagai tantangan dengan menghadirkan program pendampingan bisnis, akselerasi kapabilitas Velocity@ocbcnisp untuk mendukung transaksi, dan edukasi melalui program ONPreneurship, maupun W-Talks.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, untuk mendukung pemulihan perekonomian nasional, Bank OCBC NISP terus berinovasi dan mengakselerasi kemampuan kami untuk menghadirkan solusi perbankan yang dapat mendukung nasabah menjaga kesehatan keuangannya.

Baca juga: Ini Syarat Perjalanan Dalam Negeri Sesuai Ketentuan PPKM Level 1-4

“Mulai dari peningkatan kapabilitas layanan digital, edukasi keuangan yang konsisten dilakukan dan juga pembiayaan yang dapat berkontribusi positif pada perekonomian, sosial dan lingkungan. Hal tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian kinerja keuangan berkelanjutan Bank OCBC NISP sepanjang semester I 2021,” ujar Parwati.

Diakuinya, pemulihan ekonomi di semester II 2021 akan tetap menantang karena dampak lonjakan kasus COVID-19. Dalam kondisi ini, Bank OCBC NISP sebagai bagian dari industri keuangan Indonesia akan terus mengambil peran yang lebih besar untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi.

“Tidak hanya menghadirkan solusi perbankan, kami juga mendorong kerjasama dari seluruh stakeholder termasuk masyarakat untuk dapat menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan mengikuti program vaksinasi,” tutup Parwati.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 30, 2021, 8:44 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.