Tips Mengelola Keuangan bagi Milenial di Masa PPKM Darurat

Tips Mengelola Keuangan bagi Milenial di Masa PPKM Darurat

Penerapan PPKM Darurat mungkin memunculkan banyak kekhawatiran publik, baik dari segi kesehatan, pekerjaan, aktivitas, dan bahkan mengenai bagaimana cara mereka mengelola keuangan masing-masing di masa sulit saat ini. Generasi milenial di Indonesia merupakan salah satu kelompok masyarakat yang perlu mulai memprioritaskan pengelolaan keuangan mereka.

Perencana keuangan Lolita Setyawati, CFP membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan oleh milenial dalam mengelola keuangan selama masa PPKM Darurat. Berikut tujuh tips mengelola keuangan di masa PPKM:

1. Buat Anggaran Keuangan

Sebaiknya kita membuat rencana anggaran selama pelaksanaan PPKM darurat saat ini. Hal ini bertujuan agar kita bisa memantau besaran pemasukan dan pengeluaran serta membuat prioritas, sehingga keuangan akan menjadi lebih terkontrol.

Baca juga: Masyarakat Perlu Mengubah Cara Pandang Pengelolaan Keuangan

2. Siapkan Dana Darurat

Di situasi yang tidak menentu seperti sekarang, menyiapkan dana untuk pengeluaran tidak terduga menjadi sangat penting bagi kita semua. Salah satu cara untuk menyiapkan dana darurat adalah dengan menyisihkan secara rutin dalam bentuk investasi jangka pendek yang mudah dicairkan kapanpun dibutuhkan.

3. Membatasi Pengeluaran

Pengeluaran yang tidak terlalu penting sebaiknya dialokasikan untuk pengeluaran esensial seperti kebutuhan pokok dan kesehatan, terlebih selama PPKM dijalankan.

4. Hindari Utang dengan Bunga Tinggi

Kondisi pandemi yang panjang mengakibatkan adanya ketidakpastian pendapatan. Dengan demikian kemampuan untuk membayar cicilan hutang berbunga tinggi seperti kartu kredit dan pinjaman online, juga menjadi tidak pasti. Dengan menghindari hutang, kita dapat mengerem keinginan untuk berbelanja barang yang tidak dibutuhkan.

Baca juga: Dukung PPKM Darurat, BI Sesuaikan Maksimal Penarikan Tunai di ATM

5. Proteksi Asuransi

Bahaya dari pandemi Covid-19 tidak dapat dianggap remeh, oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk mulai memiliki asuransi untuk diri maupun keluarga agar senantiasa terlindungi dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Tetaplah Menabung dan Berinvestasi

Walaupun pada kondisi saat ini kita harus lebih ketat dalam mengatur keuangan, jangan lupakan tujuan keuangan kita di masa depan. Jadi tetaplah menyisihkan dana untuk berinvestasi setiap bulannya.

7. Menambah Pendapatan dari Sumber Lain

Semenjak hadirnya pandemi, dunia digital semakin diminati masyarakat terlebih generasi milenial, salah satunya untuk berbisnis atau mencari uang. Berjualan atau aktivitas lainnya untuk menerima transaksi pun tentu semakin dimudahkan terlebih dengan hadirnya beragam platform e-money di Indonesia.

Baca juga: 7 Tips Menjaga Keuangan Tetap Sehat Selama PPKM Darurat

Pada kesempan yang sama, Head of Corporate Communications OVO Harumi Supit mengungkapkan, dengan situasi saat ini, pemasukan masyarakat pasti ikut berkurang sebagai dampak dari pandemi yang berkepanjangan. Di saat yang bersamaan, pengeluaran justru mungkin bertambah akibat dibutuhkannya berbagai kebutuhan esensial dan produk kesehatan.

“Merencanakan dan mengelola keuangan mungkin menjadi hambatan bagi banyak orang saat ini, terlebih bagi para generasi milenial,” kata Harumi dalam keterangan resmi yang diterima Duitologi, Rabu (14/7/2021)

Karenanya, OVO ingin mengingatkan dan mengajak para milenial bahwa saat ini adalah saat yang krusial untuk setiap orang merencanakan dan mengelola keuangan pribadi dan keluarganya dengan lebih baik. Hal yang utama adalah memiliki dana darurat dan proteksi diri agar siap menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa kapan saja datang.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 15, 2021, 11:38 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.