OJK: Selama PPKM Darurat, Layanan Jasa Keuangan Beroperasi Normal

OJK: Selama PPKM Darurat, Layanan Jasa Keuangan Beroperasi Normal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung upaya Pemerintah yang mulai menerapkan kebijakan PPKM darurat Jawa Bali pada 3-20 Juli 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menyesuaikan jam kerja dan mobilitas pegawai sesuai ketentuan.

Meski menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, OJK dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan sektor jasa keuangan serta pemberian layanan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan pengaduan konsumen OJK 157 akan tetap berjalan normal sesuai operasional digital yang sudah berjalan.

Tugas pengawasan OJK kepada industri jasa keuangan akan memaksimalkan proses analisa dan pemeriksaan memanfaatkan sistem teknologi informasi serta pembinaan dan sosialisasi melalui daring serta surat menyurat (email).

Baca juga: Ini Aturan Lengkap PPKM Darurat Jawa Bali

OJK juga meminta pelaku sektor jasa keuangan di perbankan, industri keuangan non-bank dan pasar modal mengikuti penerapan PPKM darurat ini. Seluruh lembaga jasa keuangan akan tetap beroperasi secara terbatas dengan wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Penerapan protokol kesehatan itu antara lain menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan memaksimalkan layanan melalui pemanfaatan teknologi (online mobile atau digital), serta melakukan pola hidup bersih dan sehat. Termasuk penyediaan uang tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dioperasikan dengan menjaga kebersihan melalui disinfektan secara berkala.

Pengaturan operasional kantor dan pelaksanaan bekerja dari rumah (work from home) diserahkan kepada masing-masing Lembaga Jasa Keuangan, self regulatory organization di pasar modal, dan lembaga penunjang profesi di industri jasa keuangan.

Baca juga: Kemendagri: PPKM Mikro Indonesia Jadi Rujukan Dunia

OJK senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kapolda, dan lembaga keamanan lainnya di Jawa-Bali untuk memastikan layanan operasional lembaga jasa keuangan tetap berjalan dengan baik.

Untuk mendorong percepatan vaksinasi Covid-19, OJK terus melanjutkan kegiatan vaksinasi massal yang telah dimulai Juni lalu ke seluruh Indonesia bekerja sama industri jasa keuangan dengan target sebanyak 335 ribu orang pada Juli ini.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 2, 2021, 8:46 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.