Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjol Ilegal

Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjol Ilegal

Sebanyak 3.193 pinjol (pinjaman online) illegal telah diblokir oleh Satgas Waspada Investasi. Sebagian besar pinjol yang diblokir itu memanfaatkan data pribadi nasabah untuk keperluan penagihan dengan mengintimidasi.

Selain itu, tidak sedikit masyarakat yang terjebak pinjaman online ilegal karena rata-rata oknum terkait tidak meminta persyaratan yang ketat untuk menggaet nasabah. Pemberantasan ribuan pinjol ilegal ini dilakukan demi membuka jaringan antaroknum pelaku pinjol.

“Sebagian besar pinjol ilegal memanfaatkan data pribadi nasabah untuk keperluan penagihan dengan mengintimidasi, tidak sedkit masyarakat yang terjebak pinjol ilegal karena rata-rata oknum terkait tidak meminta persyaratan yang ketat untuk menggaet nasabah. Meski demikian, konsekuensi dari pinjol ilegal amat berbahaya,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing.

Baca juga: Kenapa Masih Banyak Orang yang Terjerat Pinjaman Online Ilegal?

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto menerangkan, pemberantasan ribuan pinjol ilegal dilakukan demi membuka jaringan antaroknum pelaku pinjol. Bareskrim akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga hasil penyelidikan yang berjalan akan membuka jaringan dan keterkaitan antar-penyedia jasa pinjol ilegal.

“Arahan pemberantasan pinjol ilegal ini telah diberikan kepada seluruh daerah di Indonesia agar penindakan lebih mudah dilakukan per wilayahnya. Bareskrim tidak akan menunggu laporan korban terebih dahulu dalam membasmi pinjol ilegal,” ucapnya.

Tips Terhindar Pinjol Ilegal

Dengan semakin marakanya pinjaman online ilegal, maka masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap penawaran pinjaman online dengan iming-iming kemudahan. Agar terhindar dari jerat pinjol ilegal, berikut tips menghindari jeratan pinjaman online ilegal.

1. Jangan tertipu dengan bunga kecil yang dijanjikan. Pada saat proses peminjaman, bunga yang ditawarkan tidak sampai 1 persen. Namun, realisasinya dapat mencapai 2-4 persen per hari.

Baca juga: Ini Jenis Keluhan Konsumen Soal Pinjaman Online Ilegal

2. Pinjol ilegal meminta akses ke semua data dan kontak yang ada di ponsel peminjam. Beda dengan pinjol legal yang berizin atau terdaftar di OJK yang hanya membolehkan mengakses CAMILAN (Camera, Microphone, dan Location)

3. Pinjol ilegal menggunakan data pribadi peminjam untuk mengintimidasi nasabah yang tidak segera melunasi pinjamannya. Misalnya dengan cara menyebarkan foto atau data pribadi lainnya ke publik.

Maka wasapadalah terhadap janji manis pinjol ilegal ini. Untuk mengetahui legalitas pinjaman online itu legal atau ilegal, Anda bisa mengeceknya lewat sarana yang disediakan oleh OJK antara lain email konsumen@OJK.go.id, website www.ojk.go.id, WhatsApp 081157157157 atau kontak langsung di telepon 157.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 25, 2021, 10:21 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.