Sinarmas Sekuritas Tetapkan Fee Transaksi Online untuk Investor Ritel

Sinarmas Sekuritas Tetapkan Fee Transaksi Online untuk Investor Ritel

Mulai 1 Juni 2021, PT Sinarmas Sekuritas menetapkan fee transaksi online yang baru. Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan layanan kepada nasabah, khususnya investor ritel. Selain itu, langkah tersebut juga untuk mendorong jumlah investor di pasar modal yang mulai tinggi minatnya.

Direktur PT Sinarmas Sekuritas Ferita Tanudjaja menjelaskan, pihaknya berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan fee transaksi baru ini adalah salah satu inisiatif yang dipersembahkan untuk para investor ritel Indonesia.

Baca juga: Bank Indonesia Tahan BI 7-Day Reverse Repo Rate 3,50 Persen

Nasabah dapat menikmati fee transaksi baru online Sinarmas Sekuritas dengan rate baru sebesar 0,10 persen, 0,12 persen, serta 0,14 persen untuk fee beli online (buy). Sedangkan untuk fee jual online (sell) sebesar 0,20 persen, 0,22 persen, serta 0,24 persen.

Semakin tinggi nilai transaksi nasabah, maka semakin rendah fee transaksi yang dikenakan kepada nasabah dalam skema fee baru ini yang mulai berlaku per 1 Juni 2021 bertepatan dengan peringatan Hari Pancasila. Fee tersebut berlaku untuk investor baru (new investor) dan existing investor (investor lama) yang berinvestasi secara online.

Baca juga: LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Menjadi 4 Persen

Ferita menuturkan, pihaknya juga mempersiapkan beberapa inisiatif lain untuk lebih meningkatkan layanan untuk segmen ritel atau investor individual. Per Februari 2021 dari Bursa Efek Indonesia (BEI) jumlah investor mencapai 4,4 juta, dengan 2,01 juta di antaranya adalah investor saham. Padahal per akhir tahun 2020 investor pasar modal sebesar 3,8 juta.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen dan indeks inklusi keuangan 76,19 persen. Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu indeks literasi keuangan 29,7 persen dan indeks inklusi keuangan 67,8 persen.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 7, 2021, 9:11 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.