KPR Tapera, Solusi Pembiayaan Rumah Layak Huni untuk ASN

KPR Tapera, Solusi Pembiayaan Rumah Layak Huni untuk ASN

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Bank BTN, dan Perum Perumnas tentang Proyek Inisiasi Penyaluran Pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat, Kamis (20/5/2021). Penandatangan ini menjadi jawaban dari harapan para masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah sendiri.

Program yang mulai dijalankan pada 27 Mei 2021 ini memang masih dikususkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) peserta eks Bapertarum-PNS. Nantinya, BP Tapera akan memperluas segmen kepesertaan mulai BUMN/BUMD/BUMDes, TNI/Polri, pekerja mandiri, dan pekerja swasta, bahkan WNA yang bekerja di Indonesia lebih dari enam bulan.

Pada semester pertama 2021, BP Tapera telah menyiapkan lokasi perdana initial project pembiayaan Tapera di wilayah Pesawaran, Lampung. Sudah ada sekitar 233 unit rumah yang siap untuk dibiayai oleh Tapera dan akan disalurkan kepada ASN yang berada di Lampung. Targetnya, BP Tapera dapat membiayai sekitar 51.000 unit rumah bagi ASN sepanjang tahun ini.

Baca juga: BP Tapera Wujudkan Mimpi ASN Punya Rumah Sendiri

Adanya KPR Tapera menjadi solusi bagi MBR untuk memiliki rumah sendiri. Pasalnya, sekarang ini proses untuk pembelian rumah terbilang relatif rumit, terutama bagi kalangan masyarakat MBR. Dengan menjadi peserta Tapera, memiliki rumah sendiri bisa menjadi kenyataan karena bisa mendapat bantuan Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi KPR.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, tujuan pembentukan Tapera untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta khususnya untuk membantu MBR memiliki rumah pertama.

“Tapera itu dibentuk berazaskan gotong royong. Jadi kedepan untuk MBR berpenghasilan Rp4 juta kalau menjadi Peserta dan menabung di Tapera, akan kita bantu untuk memiliki rumah pertama,” jelas Adi dalam keterangan resmi BP Tapera (11/5/2021).


Keuntungan KPR Tapera

Keuntungan yang ditawarkan KPR Tapera adalah suku bunga tetap (fixed rate) dengan tenor yang cukup panjang. Suku bunga yang diberikan mulai dari 5-7 persen dengan masa tenor antara 20-30 tahun, tergantung pada skema penghasilan peserta BP Tapera.

Ada tiga skema berdasarkan kelompok penghasilan peserta yang disediakan pembiayaan KPR Tapera. Pertama, kelompok penghasilan di bawah Rp4 juta akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun.

Pada kelompok penghasilan berkisar Rp4 juta-Rp6 juta dikenakan bunga KPR 6 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun. Kemudian, untuk kelompok penghasilan Rp6 juta-Rp8 juta dapat mengakses KPR dengan bunga 7 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun.

Baca juga: Simulasi Sederhana Hitungan KPR dan Cicilan Rumah

Untuk bisa mendapatkan pembiayaan perumahan ini, peserta BP Tapera harus memenuhi persyaratan dan ketentuan seperti masuk kedalam golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan belum memiliki rumah.

Peserta Tapera juga harus tergolong aktif dan lancar membayar simpanan peserta selama 12 bulan. “Kemudian dilihat track record-nya selama menabung. Jika baik dan lancar, maka Tapera yang akan membantu memfasilitasi aksesnya ke bank,” ucap Adi.

Harga rumah yang bisa dimiliki berbeda-beda. KPR Tapera akan memfasilitasi pembiayaan rumah rumah mulai dari harga Rp112 juta hingga Rp292 juta. Tentunya, semua itu dilihat dari skema yang diambil oleh peserta Tapera.

Direktur Utama Perum Perumnas menambahkan, Perum Perumnas tidak hanya berhenti pada proyek Samesta Pesawaran Residence Lampung, namun juga pada proyek kami di Samesta Dramaga Bogor, Samesta Pasadana Bandung, Samesta Griya Martubung Medan, Samesta Jeruk Sawit Permai Solo, dan Samesta Griya Karangpawitan Garutdan proyek lainnya di seluruh Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 26, 2021, 9:10 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.