Transaksi BNI Mobile Banking Tumbuh 33,2 Persen pada Kuartal I 2021

Transaksi BNI Mobile Banking Tumbuh 33,2 Persen pada Kuartal I 2021

Transkasi digital BNI secara keseluruhan mengakami kenaikan yang signifikan. Pada layanan BNI Mobile Banking, hingga kuartal I 2021, jumlah pengguna BNI Mobile Banking mencapai 8,56 juta atau tumbuh 58,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun nilai transaksi mobile banking mencapai Rp138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2 persen dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp103 triliun. Jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI Mobile Banking mencapai 95 juta pada kuartal I 2021 atau meningkat 50,4 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang mencapai 63 juta transaksi. 

Corporate Secretary BNI Mucharom mengungkapkan, tingginya animo pengguna BNI Mobile Banking didorong oleh fitur-fitur terbaru. Fitur itu antara lain seperti Biometric Login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit, pengembangan e-wallet, hingga pengembangan QR payment.

Baca juga: Agen46 BNI Tumbuh 18,15 persen pada April 2021

Berbagai inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI Mobile Banking pada Android Play Store dari 3,6 pada Agustus 2020 menjadi 4,9 pada Maret 2021.

Peningkatan juga terjadi pada platform digital transactional banking atau BNIDirect, yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan Payment Management, Collection Management, Liquidity Management, Value Chain Management, hingga Open Banking Solution.

Hingga Maret 2021, jumlah nasabah cash management BNI mencapai lebih dari 72 ribu, meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume transaksi di tiga bulan pertama tahun 2021 mencapai Rp968 triliun yang meningkat 22,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Baca juga: BRI Masuk Daftar Perusahaan Paling Bernilai Versi Forbes Global 2000

Sebagai bank yang berorientasi bisnis internasional, BNI hadir dengan beberapa pengembangan, salah satunya Global Transaction Banking yang memanfaatkan enam kantor cabang luar negeri BNI sebagai tempat advisory, implementasi, dan complaint handling untuk cash management dari Indonesian Related Companies yang ada beberapa negara. 

Selain itu, BNI juga hadir dengan BNI Trade Online, yaitu pengembangan digital untuk proses Trade Finance yang telah terintegrasi dengan BNIDirect sebagai Cash Management BNI, di mana penyampaian permohonan transaksi trade dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke outlet BNI dan dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun secara cepat dan mudah.

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong untuk Pekerja Dimulai Serentak

BNI juga memiliki platform digital lainnya guna mendukung transaksi online untuk nasabah, seperti Garansi Bank Online dan Financial Supply Chain Management sebagai platform digital untuk proses pada Garansi Bank dan Supply Chain Financing.

BNI juga akan terus meningkatkan layanan digital tidak hanya kepada nasabah ritel, namun juga kepada nasabah korporasi dan UMKM yang jumlahnya mencapai 83,6 persen dari total kredit yang disalurkan. Investasi berkelanjutan di platform transactional banking akan terus menjadi prioritas, mengingat hampir separuh dari dana murah BNI berasal dari nasabah aktif pengguna BNI Direct.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 20, 2021, 9:07 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.