Home Credit Berikan 100 Beasiswa Coding untuk Penyandang Disabilitas

Home Credit Berikan 100 Beasiswa Coding untuk Penyandang Disabilitas

Kesetaraan di berbagai bidang pekerjaan bagi para penyandang disabilitas sudah sepatutnya diberikan. Mendukung hal tersebut, Home Credit Indonesia (Home Credit) memberikan 100 beasiswa kepada para penyandang disabilitas yang mempunyai minat tinggi di bidang coding dan ingin berkarier sebagai pengembang aplikasi Android.

Bekerja sama dengan Dicoding Indonesia sebagai fasilitator program, beasiswa yang diberikan kepada para peserta mencakup seluruh biaya pelatihan mulai dari kelas dasar (basic) sampai ke mahir (advanced); membuka peluang yang sangat lebar bagi kelompok difabel untuk dapat bersaing mendapatkan pekerjaan di bidang teknologi.

Andy Nahil Gultom selaku Direktur External Affair Home Credit Indonesia mengatakan, program beasiswa coding dari Home Credit ini terbuka lebar bagi para penyandang disabilitas, apa pun keterbatasan mereka.

Baca juga: Sepanjang 2020, NPF Home Credit Indonesia 1,15 Persen

“Asalkan teman-teman punya semangat dan keyakinan kuat untuk bisa sukses berkarir di bidang teknologi, maka beasiswa ini merupakan kesempatan yang patut untuk diambil. Kami percaya bahwa banyak teman-teman difabel yang memiliki talenta dan potensi besar namun terkendala akses dan kurang dilibatkan dalam kehidupan sosial,” katanya.

Jika melihat data SUSENAS 2018, sebanyak 37 juta jiwa dari 267,7 juta jiwa atau sebesar 14 persen) menyandang disabilitas dan 19 juta jiwa di dalamnya masuk ke dalam kategori usia produktif. Namun kebanyakan dari mereka adalah pekerja informal.

“Untuk itu, Home Credit ingin membuka akses bagi teman-teman difabel agar dapat hidup setara dengan masyarakat pada umumnya tanpa terkendala hambatan karena keterbatasan fisik mereka,” tambah Andy.

 

Adanya program beasiswa coding dari Home Credit membuka jalan bagi para penyandang disabilitas untuk berkembang sebagai individu dan bisa menjadi tenaga ahli profesional. Program beasiswa coding dari Home Credit memiliki alur pembelajaran yang didisain oleh Dicoding Indonesia sebagai Google Developers Authorized Training Partner.

Penyelenggaraan kelas dilakukan secara bertahap dari bulan Mei 2021 hingga Februari 2022 yang terdiri dari kelas dasar, pemula, menengah, hingga mahir. Setiap kelas memiliki modul masing-masing dengan kurikulum yang berstandar industri global dan berfokus pada praktek langsung. Program beasiswa coding dari Home Credit masih membuka pendaftaran hingga tanggal 30 April 2021 melalui beasiswadisabilitas.dicoding.com.

Sementara itu, Chief Operating Officer Dicoding Indonesia Kevin Kurniawan menjelaskan, Dengan adanya tuntutan revolusi industri 4.0 ditambah dengan tingginya adaptasi digital di kalangan masyarakat Indonesia, banyak perusahaan yang mengembangkan tim IT secara masif dan serius.

Baca juga: Home Credit Beri Keringanan Pembiayaan Lebih dari Rp883 Miliar

“Apalagi melihat pola perilaku digital masyarakat Indonesia yang pertama kali mengenal internet dari smartphone, profesi pengembang aplikasi digital sangat dibutuhkan oleh perusahaan,” ucap Kevin.

Memberdayakan para penyandang disabilitas agar dapat setara dengan masyarakat pada umumnya, merupakan komitmen Home Credit Indonesia sejak tahun 2019 yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan CSR. Home Credit memfasilitasi para penyandang disabilitas untuk dapat memiliki semangat dan keterampilan wirausaha melalui beragam program pelatihan.

Dengan adanya kegiatan untuk para penyandang disabilitas tersebut, Home Credit juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk perusahaan lain untuk ikut bergerak membawa perubahaan dan kemajuan di tanah air.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 30, 2021, 10:17 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.