BSI Satukan Operasional Sistem Layanan di Area Manado

BSI Satukan Operasional Sistem Layanan di Area Manado

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melanjutkan penyatuan dan integrasi sistem layanan di Area Manado, sebagai wujud komitmen perusahaan mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat di kawasan Timur Indonesia.

Penyatuan dan pengintegrasian sistem layanan Area Manado ini merupakan tahap kedua kelanjutan dari kick off Region Makassar yang telah dilakukan pada 5 april 2021 dan diresmikan oleh Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi.

Integrasi sistem layanan tahap kedua meliputi meliputi tiga area di bawah Region BSI XI Indonesia Timur, yaitu area Makassar membawahi Sulselbar, area Palu membawahi Sulteng, Sultra dan Gorontalo, termasuk Area Manado yang membawahi Sulut, Maluku, Papua.

Baca juga: BSI Gencarkan Pembiayaan Oto di IIMS 2021

Penyatuan sistem layanan ini mencakup migrasi rekening nasabah, kartu ATM hingga mobile dan internet banking. Tentunya proses tersebut juga mengedepankan kenyamanan dan keamanan data nasabah. Selama proses penyatuan integrasi sistem layanan, BSI memastikan nasabah tetap dapat melakukan aktivitas dan transaksi keuangan seperti biasa.

Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna menyampaikan, penyatuan dan integrasi sistem layanan ini merupakan salah satu langkah merger operasional dan bisa mendukung layanan BSI berjalan lebih optimal.

Area Manado sebagai salah satu pintu penting dalam integrasi sistem layanan BSI karena area ini mempunyai potensi perbankan syariah yang sangat besar, tercermin dari minat nasabah atau masyarakat non-muslim cukup tinggi di Timur Indonesia.


Hal Ini juga sekaligus membuktikan bahwa BSI hadir sebagai solusi keuangan yang aman dan sesuai syariah yang inklusif, mampu diterima oleh semua kalangan. “Kami berharap hadirnya BSI di Area ini dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah bagi masyarakat di kawasan Timur Indonesia,” katanya.

Proses penyatuan integrasi sistem layanan di Area Manado pada 19  April 2021 merupakan bagian dari proses integrasi  operasional cabang, layanan dan produk secara nasional mulai 1 Februari 2021 sampai 30 Oktober 2021. Terkait hal ini, BSI telah melakukan training, sharing knowledge IT, dan persiapan data nasabah yang akan dilakukan migrasi.

Dalam periode tersebut nasabah bank asal secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia. Untuk fasilitas kartu, buku tabungan dan deposito, nasabah bisa melakukan migrasi secara bertahap hingga 31 Oktober 2021.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia Dukung Penjualan UMKM Lewat Digital

Selama proses migrasi, nasabah bank asal Bank Syariah Indonesia masih dapat menggunakan kartu dan buku tabungan yang dimiliki sampai dengan cabang tersebut berubah menjadi kantor cabang yang sudah terintegrasi.

BSI menargetkan pada 1 November 2021, seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia di Tanah Air bisa terintegrasi dan sampai akhir 2021 sebanyak 100% dari total nasabah akan memiliki akun di sistem baru Bank Syariah Indonesia.

Selama proses migrasi, nasabah dapat menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank asal. Selain itu, nasabah dapat menggunakan ATM dari jaringan ATM yang bekerja sama, yakni jaringan ATM Prima, ATM Bersama, dan GPN.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 21, 2021, 9:47 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.