Gagal Mudik Lebaran? Ini Cara Bijak Memanfaatkan Dana Mudik

Gagal Mudik Lebaran? Ini Cara Bijak Memanfaatkan Dana Mudik

Tahun lalu Anda gagal mudik Lebaran dan tidak jadi mudik lagi? Pasti kesal, sementara dana mudik sudah dikumpulkan dari jauh hari. Lantas, apa yang harus dilakukan agar dana mudik tidak terbuang sia-sia?

Tahun ini, pemerintah kembali melarang masyarakat untuk mudik Lebaran mulai 6-17 Mei 2021. Bukan tanpa alasan larangan tersebut diambil. Dasarnya, pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan dan ditakutkan penyebaran Covid-19 semakin tinggi pasca-mudik Lebaran.

Mudik Lebaran memang bukan hanya sekadar tradisi atau kebiasaan para perantau pulang ke kampung halaman. Ada sejuta makna dalam kata mudik. Bertemu orangtua, sanak saudara, dan teman-teman di kampung saat Idulfitri menjadi pelepas rindu yang bisa dilakukan setahun sekali.

Namun, apa boleh buat, pemerintah sudah memutuskan melarang mudik Lebaran tahun ini. Bahkan sarana transportasi pun dilarang beroperasi. Tak ayal, masyarakat mulai harus biasa mengambil hikmah dari kondisi ini.

Baca juga: Pengusaha Wajib Bayar THR 2021, Ini Isi Lengkap Surat Edaran Menaker

Dana mudik pasti sudah Anda persiapkan. Tidak ada jalan lain, selain menggunakan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat. Lantas apa yang harus dilakukan dengan dana mudik Lebaran tersebut? Berikut cara bijak memanfaatkan dana mudik tersebut.

1. Transfer Dana Mudik ke Keluarga

Meski gagal mudik, bukan berarti Anda tidak bisa mengirimkan dana mudik ke orangtua atau keluarga. Anda bisa mentransfer uang lewat digital banking, bisa melalui ATM, SMS banking, mobile banking atau fitur internet banking lainnya.

2. Menabung

Selain memberi sebagian dana mudik ke keluarga, Anda juga bisa mengalihkan dana mudik tersebut untuk ditabung. Tabungan ini akan lebih bermanfaat bila dibandingkan dihabiskan untuk membeli barang-barang konsumtif.


3. Dana Darurat

Menabung bukan hanya akan menambah jumlah uang simpanan Anda, tetapi penting juga untuk mempersiapkan dana darurat yang sifatnya tidak terduga. Anda tentu tidak akan tahu dan membayangkan kapan situasi pandemi ini akan berakhir.

4. Dana Asuransi

Sekali lagi perlu diingat, pandemi ini belum diketahui kapan akan berakhir. Sudah saatnya Anda peduli pada kesehatan dan jiwa Anda. Mengalokasikan dana yang tadinya buat mudik, untuk asuransi kesehatan atau asuransi jiwa akan lebih berguna untuk masa depan. Asuransi ini akan melindungi apabila suatu saat nanti Anda sakit tanpa harus mengeluarkan biaya pengobatan dan rumah sakit yang sudah pasti mahal.

Baca juga: Sebelum Bayar Zakat, Ketahui Perbedaan Zakat Maal dan Zakat Fitrah

5. Membayar Utang

Nah, ini penting untuk segera dilakukan. Dana mudik yang tidak terpakai bisa digunakan untuk melunasi utang Anda. Contohnya, membayar cicilan kartu kredit, membayar cicilan kredit rumah, atau kredit kendaraan bermotor. Ingat, jangan menyepelekan hutang apalagi kalau sampai tidak dibayar.

6. Modal Usaha

Tentu setiap orang ingin punya usaha sendiri. Nah, jika Anda gagal mudik, dananya bisa memanfaatkan dana mudik untuk modal memulai usaha setelah pandemi ini berakhir. Jika bukan saat ini, dana tambahan tersebut bisa disimpan sebagai modal usaha nantinya.

7. Berbagi kepada yang Membutuhkan

Di situasi sulit seperti sekarang ini, rasanya berbagi dan beramal terhadap sesama jadi salah satu cara yang pas untuk memanfaatkan dana mudik Anda yang tidak terpakai. Selain menambah pahala, ternyata ada kepuasan batin dengan membantu terhadap sesama. Berapapun uang yang Anda keluarkan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. 

Bagaimana sudah tahu apa yang Anda harus lakukan dengan dana mudik Lebaran yang tidak terpakai ini? Saran saja, tetap bijaklah dalam mengatur keuangan Anda agar tidak meyesal di kemudian hari. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 16, 2021, 8:46 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.