Sebelum Bayar Zakat, Ketahui Perbedaan Zakat Maal dan Zakat Fitrah

Sebelum Bayar Zakat, Ketahui Perbedaan Zakat Maal dan Zakat Fitrah

Selain diwajibkan berpuasa di bulan Ramadan ini, setiap umat Islam juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Keajiban ini harus ditunaikan selama masih dalam bulan Ramadan. Jika melewatinya, maka bukan lagi namanya zakat fitrah.

Selain zakat fitrah di bulan Ramadan, ada pula jenis zakat lain yakni zakat maal. Tidak sedikit pula yang masih bingung dengan perbedaan kedua jenis zakat ini. Pasalnya, kedua zakat yang dikeluarkan ini harus dengan perhitungan khusus dan dan pada waktu tertentu. Lantas,apa perbedaan antara zakat fitrah dan zakat maal? 

Baca juga:  Survei NeuroSensum: 66 Persen Masyarakat Tahan Diri Lakukan Tradisi Ramadan

Perbedaan Zakat Maal dan Zakat Fitrah

Zakat Maal merupakan kewajiban membayar zakat yang harus dikeluarkan seseorang yang memiliki harta dan sudah sampai pada limit jumlah tertentu. Tujuan dari zakat Maal untuk menghindari sifat kikir dan membagi keberkahan pada orang-orang yang memerlukan.

Contoh harta yang dimaksud, yaitu logam mulia, emas, perak, uang, surat berharga, pendapatan barang dan jasa, pertambangan, perindustrian, perniagaan, peternakan dan perikanan, pertanian dan kehutanan, dan lain-lain.

 

Sementara zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim ketika bulan Ramadan dan sebelum menjalankan salat Idulfitri. Ketentuan jumlah zakat fitrah yang harus dipenuhi, yaitu 2,5 kilogram beras untuk setiap individu. Tujuan dari zakat fitrah untuk mensucikan jiwa dari berbagai perkataan maupun perbuatan tercela dan sia-sia.

Ketentuan Zakat Maal dan Zakat Fitrah

Perbedaan zakat Maal dan zakat fitrah juga terletak dari ketentuannya. Zakat harta (zakat maal) berbeda-beda karena selain berdasarkan dari jenis hartanya, juga dinilai dari seberapa banyak jumlah kekayaan yang dimiliki oleh mereka yang membayar zakat saat itu. Ketentuan zakat Maal sebesar 2,5 persen berasal dari jumlah total harta yang dimiliki.

Baca juga: Bosan? Lakukan 5 Aktivitas ini Selama Ramadan di Rumah Aja

Terdapat beberapa syarat harta yang perlu dibayarkan zakat Maalnya, yaitu dimiliki penuh oleh si pembayar zakat, sudah berlalu satu tahun, terus bertambah atau berkembang, tidak memiliki utang, dan jumlahnya melebihi kebutuhan pokok.

Sementara ketentuan zakat fitrah biasanya dikeluarkan satu tahun sekali pada saat bulan ramadan, sebelum salat Idulfitri. Untuk jumlah zakat fitrah, yaitu sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok seperti beras atau lainnya.

Namun, zakat fitrah juga bisa dilaksanakan dengan membayarkan sejumlah uang yang sesuai dengan harga makanan pokok yang dikonsumsi oleh pemberi zakat.  Sebagai contoh, jika setiap hari kamu makan dengan beras yang harganya Rp10 ribu per liter, maka besaran zakat fitrah yang perlu kamu keluarkan harus sebesar dengan harga bahan makanan yang sama per harinya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 14, 2021, 8:48 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.