Begini Cara Sederhana Menghitung Uang THR

Begini Cara Sederhana Menghitung Uang THR

Pemerintah melalu Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan keputusan mengenai Tunjangan Hari Raya atau THR. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Pekerja di Perusahaan.

Salah satu poin penting dalam surat edaran itu mengenai besaran pembayaran uang THR bagi pekerja atau buruh. Pasalnya, ada ketentuan terkait masa kerja, yakni pekerja atau dengan masa kerja 12 bulan atau lebih dan masa kerja kurang dari 12 bulan.

Bagi pekerja atau buruh yang telah bekerja 12 bulan atau lebih, maka pembayaran Tunjangan Hari Raya sebesar satu bulan upah. Sedangkan bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, maka uang THR dibayar secara proporsional.

Baca juga: Pengusaha Wajib Bayar THR 2021, Ini Isi Lengkap Surat Edaran Menaker

Sumulasi THR Masa Kerja Lebih 12 Bulan

Karyawan A sudah bekerja di perusahaan ABC selama dua tahun dan memiliki upah per bulan sebesar Rp6.000.000 dengan tunjangan lainnya senilai Rp2.000.000. Perhitungan pembayaran uang THR bagi Anda yang telah bekerja lebih dari 12 bulan sederhanya sebagai berikut:

Gaji Pokok

Tunjangan Tetap

Total THR

Rp6.000.000

Rp2.000.0000

Rp6.000.000 + Rp2.000.000

= Rp8.000.0000

 

Uang tunjangan yang masuk ke dalam hitungan uang THR adalah tunjangan tetap, bukan seperti tunjangan transportasi dan makan termasuk pada tunjangan tidak tetap. Alasannya karena tunjangan tersebut diberikan tidak tetap dilihat dari kehadiran karyawan A ke kantor.

Baca juga: Sudah Dapat THR, Jangan Lupa Bayar Utang

Sumulasi THR Masa Kerja Kurang 12 Bulan

Karyawan B telah bekerja di perusahaan DEF selama delapan bulan dengan gaji sebesar Rp 4.500.000. Selain gaji bulanan, karyawan B mendapat tunjangan tetap sebesar 1.500.000. Sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, maka tunjangan hari raya karyawan B diberikan secara proporsional. Berikut hitungannya:

Gaji Pokok

Tunjangan Tetap

Total THR

Rp4.500.000

Rp1.500.000

(8/12) x (Rp4.500.000 + Rp1.500.000) = Rp4.000.0000

 

Dalam pembayaran uang THR karyawan B, tidak termasuk tunjangan transportasi dan makan, meskipun perushaan memberikannya. Alasannya, tunjangan transportasi dan makan tidak termasuk tunjangan tetap karena dihitung berdasarkan kehadiran karyawan di kantor.

Nah, itulah hitungan sederhana tunjangan hari raya atau THR sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan. Dengan memahami cara hitung sederhan THR ini, Anda bisa mengira-ngira berapa besar tunjangan hari raya yang Anda terima. Jangan lupa, tetaplah bijak menggunakan uang THR.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 14, 2021, 8:53 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.