Sandiaga Uno: Target Pariwisata Berubah dari Kuantitas Menjadi Kualitas

Sandiaga Uno: Target Pariwisata Berubah dari Kuantitas Menjadi Kualitas

Pandemi Covid-19 hampir melumpuhkan seluruh sektor perekonomian di banyak negara, termasuk Indonesia. Di sektor ekonomi, tidak sedikit bisnis yang gulung tikar karena tidak mampu menanggung biaya operasional bisnis karena adanya pembatasan ruang aktivitas selama pandemi.

Selain sektor ekonomi, salah satu sektor yang terkena dampak paling parah dari pandemi Covid-19 adalah pariwisata dan ekonomi kreatif. Kunjungan wisatawan mancanegara turun hingga 75 persen sejak pandemi. Pada tahun 2019, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia adalah 16 juta, sedangkan pada 2020 turun menjadi 4,8 juta kunjungan.

Kendati demikian, pemerintah menargetkan kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) akan meningkat hingga 10-12 persen dalam periode 5-10 tahun ke depan.

Baca juga:  Bank Syariah Indonesia Bidik Pembiayaan UMKM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB di tahun 2020 sendiri diperkirakan berada pada angka 4,1 persen dan 4,7 persen pada 2019 lalu. Saat ini kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap PDB sekitar 4,3 persen.

“Selama ini kami selalu menargetkan berapa jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, namun tahun ini target berubah dari kuantitas menjadi kualitas,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam acara DBS Asian Insights Conference 2021.

Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan dua kampanye nasional, yaitu Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia. Dengan dua program ini, Kemenparekraf tidak hanya akan menargetkan wisatawan mancanegara, melainkan juga wisatawan domestik.

Baca juga: 5 Fakta Unik Tren Wisata Milenial Indonesia

Pembukaan lima destinasi baru di Bali juga merupakan upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan industri pariwisata. Destinasi baru ini tidak mengambil wisatawan Bali, namun meningkatkan jumlah wisatawan sehingga akan memperbesar kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap PDB.

Berdasarkan data, jumlah tenaga kerja pada sektor pariwisata mengalami penurunan dari 14,96 juta orang di tahun 2019, menjadi 13,97 orang di tahun 2020. “Bringing back tourism means bringing back economy karena industri pariwisata adalah beacons of hope yang dapat membuka peluang tenaga kerja,” ucap Sandiaga.

Dengan berbagai upaya dan stimulus yang dilakukan pemerintah untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, Sandiaga harap semua destinasi wisata sudah menjalankan protokol kesehatan yang ketat sehingga wisatawan tidak ragu lagi untuk berlibur.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 26, 2021, 8:43 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.