Aspek Kesehatan dan Ekonomi, Kunci Kebangkitan Perekonomian Indonesia

Aspek Kesehatan dan Ekonomi, Kunci Kebangkitan Perekonomian Indonesia

Selama setahun lamanya pandemi Covid-19 telah membuat kondisi perekonomian Indonesia melemah. Vaksinasi massal yang telah berjalan diharapkan menjadi salah satu jalan terang untuk pemulihan ekonomi Indonesia. Namun, untuk masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai herd immunity di kuartal pertama 2022.

Selain aspek kesehatan, salah satu faktor yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi pada 2021 adalah stabilitas politik. Setiap kebijakan yang diambil pemerintah, berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi. Dampaknya juga bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai, sentimen publik terhadap kinerja pemerintah masih baik. Sentimen ini harus dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan recovery agar pertumbuhan ekonomi bisa segera diwujudkan, sehingga masyarakat yang sudah mengalami tekanan ekonomi dan isu kesehatan dapat kembali menata hidup mereka.

Baca juga: Sustainable Finance untuk Menuju Indonesia Lebih Hijau

"Presiden perlu untuk eksekusi percepatan recovery karena nyaris tidak ada halangan. Salah satu jalurnya adalah melalui vaksinasi. Kalau semakin lama masalah pandemi ini tidak selesai, kesabaran masyarakat pasti habis," ucap Burhanudin dalam DBS Asian Insights Conference 2021 yang digelar Bank DBS Indonesia, Senin (22/3/2021).

Senada dengan Burhanudin, Economist DBS Bank Radhika Rao memprediksi fokus pemerintah akan berubah pada tahun ini. Jika sebelumnya fokus mengatasi pandemi Covid-19, maka pada saat ini adalah waktunya untuk recovery


Menurut Radhika, Indonesia adalah salah satu dari negara yang mengelola program vaksinasi. Jadi, saya lihat program vaksinasi ini adalah program yang krusial. Dilihat dari data jumlah kasus positif Covid-19 juga sudah mulai menurun. Angka yang sembuh juga sudah lebih tinggi saat ini.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Iskandar Simorangkir mengatakan, Indonesia sudah berada dalam jalur yang benar. Kontraksi yang dialami selama pandemi ini sudah mulai membaik pada akhir tahun 2020 dan akan terus membaik pada 2021.

Baca juga: Bank Mandiri Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,43 Persen pada 2021

Hal ini bisa terjadi karena pemerintah fokus terhadap aspek kesehatan tanpa meninggalkan aspek ekonomi. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa provinsi dirasa cukup berhasil menekan laju kasus Covid-19 di dalam negeri. 

Untuk langkah pemulihan jangka panjang, pemerintah akan segera mempercepat pelaksanaan UU Cipta Kerja yang baru saja diundangkan. Dengan adanya kemudahan iklim berinvestasi, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi dan bisa menekan angka pengangguran. 

"Perkiraan kami 4,5-5,3 persen pada 2021. Pertumbuhan ekonomi ini akan terasa pada triwulan ketiga di mana sudah banyak masyarakat yang divaksinasi. Dan akan semakin meningkat di triwulan keempat, dan seterusnya untuk tahun 2022," tambah Iskandar.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 23, 2021, 8:17 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.