Modal Rakyat Salurkan Pembiayaan Rp1 Triliun untuk UMKM

Modal Rakyat Salurkan Pembiayaan Rp1 Triliun untuk UMKM

Memasuki tahun ketiga, PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat) mencatat telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 triliun kepada lebih dari 5.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Penyaluran ini merupakan langkah baru bagi Modal Rakyat di tahun 2021, dimana akan semakin giat dalam menyalurkan pembiayaan bagi UMKM.

Masa pandemi di Indonesia mulai terasa dampaknya sejak Maret 2020 dimana mulai diberlakukan protokol-protokol kesehatan yang lebih ketat. Mobilitas masyarakat dan aktivitas keramaian berkurang, termasuk aktivitas jual beli secara langsung bagi para pelaku UMKM.

Tidak sedikit dari pelaku UMKM di Indonesia yang terdampak, hingga terpaksa gulung tikar. Situasi ini menjadi dorongan yang lebih besar bagi tim Modal Rakyat untuk terus meningkatkan produktivitas, khususnya penyaluran permodalan bagi para pelaku UMKM.

Penyaluran pendanaan Rp1 triliun tentu dapat tercapai karena dukungan dari masyarakat yang semakin aktif mendanai UMKM melalui Modal Rakyat. Selain itu, kolaborasi dan kerja sama dengan institusi perbankan dan mitra bisnis juga membawa dampak positif.

Baca juga: UMKM Harus Melek Digital dan Pandai Membaca Peluang di Era Pandemi

Adapun beberapa institusi finansial yang telah menjadi Pendana Institusi Modal Rakyat, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Agro, Bank Mandiri, BPR Masyarakat Mandiri, dan beberapa institusional lender lainnya.

“Pencapaian ini semakin mengukuhkan bahwa sistem pendanaan gotong-royong bisa mengisi celah di industri pembiayaan. Hal ini juga menjadi dorongan bagi kami agar dapat berpartisipasi lebih besar lagi di market share pembiayaan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Modal Rakyat Hendoko.

Sejak berdiri 2018 sebanyak 49.07 persen pembiayaan Modal Rakyat disalurkan pada UMKM sektor Teknologi Informasi, 26.97 persen perdagangan, dan sisanya tersebar pada sektor-sektor lainnya seperti: konstruksi, logistik, mikro (agen pulsa), tekstil, pertanian, periklanan, dan lain-lain.

Sedangkan total pinjaman tahun berjalan (1 Januari 2021-sekarang) sebesar Rp201 miliar. Sementara dari total pendana (masyarakat) yang terdaftar di Modal Rakyat sejak 2018 hingga saat ini sebanyak 71.000.

Baca juga: Pembiayaan UMKM Bank Syariah Indonesia Diproyeksi Mencapai 23 Persen

“Ini adalah bukti nyata bahwa penggunaan teknologi secara tepat dan juga sinergis dengan kondisi pasar dapat mendukung permodalan dan pemberdayaan UMKM Indonesia secara menyeluruh. Dalam jangka menengah dan panjang, harapannya ini akan membawa dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. ” jelas Wafa Taftazani, Komisaris Utama Modal Rakyat.

Selain bekerja sama dengan industri keuangan lainnya, Modal Rakyat juga telah menggandeng beberapa perusahaan sebagai mitra strategis seperti Payfazz, Rata.id, Huawei, Sequis, dan Kargo. Kerja sama ini merupakan inisiasi untuk bisa mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

“Ke depan kami berharap Modal Rakyat dapat semakin memperluas jangkauan segmen pinjaman bagi pelaku UMKM produktif terutama di segmen B2B FMCG dan pinjaman multiguna melalui fitur paylater untuk mendukung inklusi keuangan Nusantara,” ucap Christian Hanggra selaku Chief Technology Officer (CTO) Modal Rakyat.  


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 5, 2021, 6 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.