Apa Saja Manfaat Asuransi Jiwa Berjangka?

Apa Saja Manfaat Asuransi Jiwa Berjangka?

Asuransi jiwa berjangka (term life insurance) memberikan perlindungan kepada tertanggung/pemegang polis, dengan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan yang berlaku. Jangka waktu tersebut bisa 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, dan seterusnya.

Apabila sampai pada waktu yang sudah ditentukan dan disepakati tadi ternyata pihak nasabah tidak melakukan klaim, maka premi yang sudah dibayarkan akan hangus dengan sendirinya. Sama seperti asuransi mobil meskipun tidak terpakai atau tidak ada klaim premi tetap harus dibayarkan dan tidak ada pengembalian.

Kemudian, banyak yang mengatakan proteksi jenis ini memiliki sedikit manfaat. Namun, jika Anda menilik ke biaya premi yang dibayarkan, akan sangat wajar karena ini termasuk dalam perlindungan dengan biaya premi murah.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Memilih Asuransi Jiwa

Untuk masalah premi, asuransi jiwa berjangka memiliki premi yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan jenis asuransi jiwa lainnya. Asuransi jiwa berjangka juga menawarkan kebebasan menentukan premi sesuai dengan kemampuan tertanggung. Intinya adalah premi terjangkau, namun proteksi maksimal.

Faktor premi murah membuat produk asuransi jiwa berjangka sangat cocok untuk anak muda. Di usia yang masih muda dan merintis karier, bentuk perlindungan ini menawarkan berbagai manfaat dengan beban biaya premi rendah dan jangka waktu proteksi yang fleksibel.

Anda juga berkesempatan untuk menentukan sendiri biaya iuran premi per bulan dan lamanya masa pembayaran yang Anda inginkan. Dengan begitu bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial yang Anda miliki.

Baca juga: Mana yang Didahulukan Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa?

Klaim polis bisa dilakukan oleh pihak keluarga dari nasabah ketika nasabah meninggal dunia. Pihak keluarga bersangkutan bisa memiliki hak untuk melakukan klaim atas uang pertanggungan. Satu hal yang harus diingat, asuransi jiwa berjangka tidak memiliki nilai tunai.

Jika kontrak berakhir sedangkan nasabah atau pihak tertanggung masih dalam keadaan sehat, perjanjian dianggap sudah selesai dan perusahaan penjamin tidak memiliki kewajiban membayarkan uang pertanggungan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 16, 2021, 10:08 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.