Survei Rumah.com: Minat Pembiayaan Syariah Tetap Tinggi

Survei Rumah.com: Minat Pembiayaan Syariah Tetap Tinggi

Peresmian Bank Syariah Indonesia (BSI) disambut positif oleh banyak pihak. Salah satunya adalah Country Manager Rumah.com, Marine Novita yang menyambut baik konsolidasi bank syariah anak usaha bank BUMN tersebut. Alasannya, Bank Syariah Indonesia berpotensi membawa dampak positif terhadap pemulihan ekonomi tahun ini khususnya pada industri properti.

"Perkembangan positif perbankan syariah ini juga sejalan dengan semakin besarnya minat masyarakat untuk menggunakan fasilitas pembiayaan secara syariah, di mana pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan dengan KPR bank konvensional yang tumbuh single digit,” tambah Marine.

Preferensi responden Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 ketika memilih menggunakan KPR Syariah masih berdasarkan pertimbangan keyakinan agama (70 persen) dan kepastian besaran cicilan bulanan (69 persen).

Baca juga: Minat Beli Properti Tetap Tinggi di Masa Pandemi

Alasan berikutnya yang juga populer disebut oleh responden adalah karena kepastian jumlah total biaya yang harus dikeluarkan, sebanyak 46 persen serta proses pengajuannya dianggap lebih mudah yang dinyatakan oleh 45 persen responden.

Marine mengungkapkan, dalam empat tahun terakhir, para pencari rumah sangat memperlihatkan meningkatnya preferensi terhadap pembiayaan syariah khususnya di kalarang responden yang lebih muda. Akses informasi telah memungkinkan lebih banyak generasi muda mempelajari alternatif-alternatif yang ada.

Walaupun dalam pengambilan keputusan nanti tentu para pencari rumah akan dihadapkan dengan hitung-hitungan dan konsekuesinya, tapi minat dan antusiasme yang ada sekarang ini dapat dilihat oleh pelaku pembiayaan syariah sebagai peluang.

Baca juga: Harga Properti Menurun, Tren KPR Syariah Meningkat

Para pencari rumah juga melihat bahwa pembiayaan syariah dapat menawarkan keunggulan dan keuntungan yang nyata, di samping pertimbangan keagamaan. Antusiasme ini semoga dapat dijawab oleh pelaku pembiayaan syariah dengan inovasi untuk menawarkan produk yang lebih baik lagi dalam menjawab kebutuhan konsumen,” ungkap Marine.

Tren positif KPR Syariah juga terlihat dari data Statistik Perbankan Syariah (SPS) November 2020 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Januari 2021, pembiayaan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) untuk pemilikan rumah tinggal dan apartemen telah mencapai Rp 93,129 triliun. Nilai ini merupakan pertumbuhan sebesar 11,56 persen secara tahunan (year on year) dari sebelumnya Rp 83,476 triliun.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 4, 2021, 8:30 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.