Rhenald Kasali: Di Masa Pandemi, Pemimpin Harus Memberi Arah Baru

Rhenald Kasali: Di Masa Pandemi, Pemimpin Harus Memberi Arah Baru

Dalam masa pandemi saat ini peran pemimpin (leader) dituntut mampu memberikan arah baru bagi bisnis yang dijalankan serta harus mempunyai jiwa sebagai pelayan, pengayom, dan penerang jalan, sehingga pemimpin dituntut untuk bekerja lebih keras, bertanggung jawab, lebih berempati dan bisa memberikan dukungan.

Hal itu diungkapkan oleh Rhenald Kasali dalam acara Monthly Business Clinic (MOBIC) FIFGROUP yang diadakan secara virtual. Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu memberikan kiat-kiat untuk seorang pemimpin dalam beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Kiat-kiat itu mulai dari bagaimana menyikapi situasi pandemi, membentuk pola pikir seorang pemimpin dan juga melihat sebuah peluang untuk terus maju ke depannya. “Pemimpin dituntut untuk bekerja lebih keras, bertanggung jawab, lebih berempati dan bisa memberikan dukungan serta arah baru,” ungkap Founder of Rumah Perubahan itu.

Baca juga: Pemimpin dan Manajer, Sserupa tapi Tak Sama

Rhenald menyatakan, saat ini Indonesia mengalami double disruption, yaitu perubahan mendasar di kehidupan yang disebabkan teknologi dan juga pandemi. Selain itu, terjadinya rethinking the firm yang terjadi secara meluas, sehingga dibutuhkan kecerdasan-kecerdasan baru untuk bisa menghadapi ketidakpastian yang terjadi.

“Dalam menghadapi pandemi itu bagi leader ada lima hal yang bisa dilakukan untuk tetap agile dalam kondisi saat ini, yaitu keep it relevant di mana kita harus bisa senantiasa beradaptasi dengan perubahan bagaimana pun. Selain itu, kita juga tetap menjaga mindset untuk selalu positif dan juga mau investasi untuk mempelajari keahlian baru dari manapun sepanjang kita hidup,” tuturnya.

Menurutnya, pemimpin juga harus bisa responsif terhadap perubahan pada konsumen dengan menggunakan cara-cara baru, produk baru dan layanan baru. Penting juga bagi leader untuk saling membantu dengan cara simpati, empati, dan engagement.

Baca juga: Dirut Pertamina dan Menkeu Masuk Daftar The Worlds 100 Most Powerful Women

Menurut Rhenald, ada perbedaan mendasar dari seorang leader dan manager. Leader adalah penentu arah yang membawa angin perubah serta ide-ide dan menentukan arah baru terutama dalam kondisi ini. Sementara itu, manager adalah seseorang yang selalu melakukan pekerjaan yang bersifat rutin.

Dalam kesempatan itu pula, Lulusan Universitas Illinois Urbana-Champaign ini memperkirakan bisnis atau usaha yang berpeluang di era new normal adalah bidang yang berkaitan dengan digitalisasi, teknologi dan robot, ekosistem dan lingkungan, serta energi alternatif. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 20, 2021, 8:42 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.